Astra Motor Jateng Resmikan TUK SMK Al Huda Bumiayu, Dorong Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Nur Pramudito • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:35 WIB
(Kiri ke Kanan):
- Kepala SMK AL HUDA BUMIAYU Yudi Hariyadi
- Ketua Yayasan Pondok Pesantren Shofwatussu’ada Bapak H. Ahmad Kholili
- Vocational Manager PT Astra Honda Motor, Bapak Gunardi
- Vocational Manager Astra Motor Jawa Tengah, Bapak Achmad Wahyudi Irmono
- Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Tengah
(Kiri ke Kanan): - Kepala SMK AL HUDA BUMIAYU Yudi Hariyadi - Ketua Yayasan Pondok Pesantren Shofwatussu’ada Bapak H. Ahmad Kholili - Vocational Manager PT Astra Honda Motor, Bapak Gunardi - Vocational Manager Astra Motor Jawa Tengah, Bapak Achmad Wahyudi Irmono - Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Tengah

RADARSOLO.COM - Komitmen Astra Motor Jateng dalam memperkuat pendidikan vokasi di Jawa Tengah terus diwujudkan. Pada Kamis (13/8/2026), Main Dealer Astra Motor Jateng meresmikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di SMK Al Huda Bumiayu, Kabupaten Brebes. Fasilitas tersebut menjadi TUK ke-10 yang hadir di wilayah Jawa Tengah.

Vocational Manager Astra Motor Jateng, Achmad Wahyudi Irmono atau akrab disapa Awi, mengatakan kehadiran TUK SMK Al Huda Bumiayu merupakan bagian dari langkah Astra Motor Jateng dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK Binaan agar sesuai dengan kebutuhan dan standar industri.

TUK tersebut dilengkapi berbagai peralatan berstandar industri yang dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan uji kompetensi siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) sesuai standar Honda.

(Kiri ke Kanan):
- Kepala SMK AL HUDA BUMIAYU Yudi Hariyadi
- Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Tengah
- Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Bapak Abdul Majid
- Vocational Manager PT Astra Honda Motor, Bapak Gunardi
- Vocational Manager Astra Motor Jawa Tengah, Bapak Achmad Wahyudi Irmono
- Ketua Yayasan Pondok Pesantren Shofwatussu’ada Bapak H. Ahmad Kholili
(Kiri ke Kanan): - Kepala SMK AL HUDA BUMIAYU Yudi Hariyadi - Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Tengah - Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Bapak Abdul Majid - Vocational Manager PT Astra Honda Motor, Bapak Gunardi - Vocational Manager Astra Motor Jawa Tengah, Bapak Achmad Wahyudi Irmono - Ketua Yayasan Pondok Pesantren Shofwatussu’ada Bapak H. Ahmad Kholili

“Melalui TUK ini, kami mempersiapkan siswa SMK Binaan dengan fasilitas, kurikulum, dan pembinaan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Kami juga melakukan sertifikasi bagi guru pengajar untuk memastikan kompetensi yang diberikan sesuai standar industri,” ujar Awi dalam sambutannya.

Menurut Awi, pengembangan kompetensi siswa yang dilakukan Astra Motor Jateng juga sejalan dengan Catur Dharma Astra, khususnya dalam upaya menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Ia berharap keberadaan TUK tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh SMK Al Huda Bumiayu.

Lebih jauh, ia mendorong sekolah tersebut untuk meningkatkan statusnya menjadi AHASS Teaching Factory (TEFA).

Astra Motor Jateng Resmikan TUK SMK Al Huda Bumiayu, Dorong Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Astra Motor Jateng Resmikan TUK SMK Al Huda Bumiayu, Dorong Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Dengan menjadi AHASS TEFA, siswa TSM diharapkan tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat merasakan secara langsung proses pelayanan kepada konsumen sekaligus mengenal lebih dekat ekosistem industri.

“Saat ini Astra Motor Jateng telah membina 62 SMK dari total 716 SMK binaan Astra Honda di seluruh Indonesia. Dari 62 SMK ini, baru ada 10 saja TUK di Jawa Tengah termasuk dengan SMK Al Huda Bumiayu, dan ada 2 AHASS Teaching Factory. Tentu kami berharap SMK ini bisa menjadi contoh baik dan segera naik kelas ke AHASS TEFA,” kata Awi.

Kepala SMK Al Huda Bumiayu Brebes, Yudi Haryadi S.IP, menyampaikan bahwa penetapan sekolah sebagai TUK merupakan hasil dari kerja sama yang telah terjalin cukup lama antara pihak sekolah dengan Astra Honda. Kolaborasi tersebut telah berlangsung sejak 2016 hingga 2026.

Yudi menilai pendidikan vokasi tidak cukup hanya memberikan pembelajaran secara teori. Para siswa juga perlu dibekali kompetensi yang diakui oleh dunia industri agar memiliki kesiapan ketika memasuki dunia kerja.

“Dunia pendidikan tidak cukup hanya membekali siswa dengan teori, tetapi juga harus memastikan lulusan memiliki kompetensi yang diakui industri. Harapan kami, SMK dapat mendekatkan kebutuhan sekolah dengan dunia ketenagakerjaan dan industri sehingga anak didik kami dapat lulus dalam keadaan siap bekerja,” tegas Yudi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Shofwatussu'ada, H Ahmad Kholili, mengungkapkan perjalanan berdirinya SMK Al Huda Bumiayu Brebes yang dimulai pada 2004.

Ketika itu, sekolah hanya memiliki 30 siswa dan berstatus sebagai program kelas jauh pondok pesantren.

Pada awal berdiri, SMK Al Huda Bumiayu membuka jurusan Tata Busana serta Komputer Jaringan. Tiga tahun berselang, sekolah tersebut membuka jurusan Teknik Sepeda Motor yang kemudian berkembang menjadi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).

Perkembangan sekolah terus berlanjut hingga saat ini SMK Al Huda Bumiayu Brebes telah memiliki 35 rombongan belajar dengan jumlah total 1.185 siswa.

Menurut H Ahmad Kholili, perkembangan tersebut tidak terlepas dari pendampingan Astra Honda.

Dukungan yang diberikan mencakup pengembangan sarana dan prasarana hingga peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, PT Astra Honda Motor (AHM) turut menyerahkan satu unit sepeda motor kepada SMK Al Huda Bumiayu Brebes.

Bantuan tersebut akan digunakan sebagai fasilitas praktik bagi siswa jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) untuk menunjang proses pembelajaran berbasis industri.

Editor : Nur Pramudito
Sumber : Honda Jateng, Astra Honda Jateng
TUK Astra Honda Vokasi Astra Honda TUK SMK Al Huda Bumiayu honda jateng Astra Motor Jateng