Acara pisah sambut digelar di MTsN 1 Boyolali. Dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali, Komite MTsN 1 Boyolali, Camat Andong, Kepala Desa Mojo, serta guru dan karyawan dari 15 madrasah di Boyolali.
Acara dimulai pembacaan Alquran. Dilanjutkan sambutan Syammuji. Pada kesempatan ini, dia pamitan sekaligus minta doa restu agar menjalankan tugas di tempat baru dengan penuh amanah.
“Saya dulu tiba di sini (MTsN 1 Boyolali) pada 2016. Hanya memiliki satu almari piala. Sekarang sudah empat almari piala. Dulu hanya dipandang sebelah mata, sekarang kami sedang proses membangun masjid. Kesuksesan madrasah ini berkat kerja sama semua guru dan karyawan. Juga komite madrasah yang luar biasa,” ucapnya.
Sebagai catatan, pembangunan masjid dianggarkan Rp 1,8 miliar. Sekarang sudah terkumpul Rp 1,2 miliar. Berasal dari donasi orang tua siswa dan para donatur lainnya. “Dana terkumpul modalnya bismillah, niat, dan doa,” imbuhnya.
Kepala MTsN 1 Boyolali yang baru Sardi cukup antusuas dan siap mengemban tugasnya. “Saya ditinggali sekolah dengan fisik yang bagus. Ke depannya, peer (pekerjaan rumah) saya adalah lebih banyak mencetak prestasi untuk sekolah ini,” ujarnya. (mg1/fer) Editor : Perdana Bayu Saputra