“Anak-anak ada yang membaca puisi bersama anggota DPR RI dan pengusul RUU KIA (Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak) Hj. Luluk Nur Hamidah,” kata Kepala MTsN 1 Surakarta Nurul Qomariyah.
Kegiatan juga dimeriahkan 14 cabang lomba, dan semuanya bermuara untuk meningkatkan kompetensi serta karakter siswa. Mulai dari lomba keagamaan, hingga lomba menulis atau literasi.
“Melalui kegiatan ini, akan muncul keberanian dan kreativitas siswa dalam menulis dan berkarya. Sehingga anak-anak bisa berprestasi,” harapnya.
Ketua panitia kegiatan Mansyur Sidiq Nur Apriyanto menambahkan, puncak acara akan digelar Sabtu (22/10). Mengusung tema “Santri Bermunajat untuk Negeri”. Diawali dengan upacara bendera. Setelah itu, para siswa akan menyumbangkan satu buku untuk perpustakaan. Sebagai tanda peringatan Hari Santri untuk Negeri.
“Ada juga market day, sebagai implementasi pelajaran IPS dan Fiqih. Jadi anak-anak akan berjualan sesuai dengan materi yang sudah dipelajari di kelas,” urainya.
Melalui kegiatan ini, Mansyur berharap seluruh siswa bisa meningkat kompetensinya di berbagai bidang. Salah satunya bidang literasi dan keagamaan. “Sekaligus menguatkan Profil Pelajar Pancasila, supaya lebih kuat dan berkarakter religius,” tandasnya. (ian/fer/dam) Editor : Damianus Bram