Ada 318 mahasiswa lulus dengan mayoritas nilai sangat memuaskan. Rinciannya, delapan mahasiswa S3, 29 mahasiswa S2, serta 164 mahasiswa S1 program studi (prodi) Pendidikan Agama Islam. Selain itu ada juga enam mahasiswa prodi Ahwal al-syakhshiyah, enam mahasiswa prodi Ekonomi Syariah, serta 16 mahasiswa prodi Teknik Mesin yang juga ikut lulus. Selanjutnya, 41 mahasiswa prodi Ilmu Hukum, 37 mahasisa prodi Manajemen, dan 11 mahasiswa prodi Akuntansi.
“Ada 318 mahasiswa diwarnai delapan gelar doktor. Yang mana mereka sudah mapan. Instansi pemerintah dan lainnya jadi tempat bekerja mereka. Rata-rata itu aparatur sipil negara (ASN),” ungkap Rektor UNU Surakarta Ahmad Mufrod Teguh Mulyo kepada Jawa Pos Radar Solo usai acara wisuda berlangsung.
Perguruan tinggi Islam ini memang kerap menghasilkan bibit-bibit yang berpendidikan, dengan landasan iman dan taqwa. Buktinya, mayoritas lulusannya mendapat predikat sangat memuaskan.
“Rata-rata wisudawan dan wisudawati yang dikukuhkan sebagai sarjana atau ahli madya kali ini mendapat nilai sangat memuaskan. Sebab mereka kuliah dengan sungguh-sungguh. Dimana 40 persen di antaranya itu mahasiswa bidikmisi atau KIP. Jika mahasiswa tersebut nilainya tidak baik, tentu mereka tidak akan lanjut,” bebernya.
Ahmad berharap ilmu yang diperoleh semasa kuliah di seluruh jenjang dapat diimplementasikan ke masyarakat luas. Sehingga kehadiran mereka ditunggu dan bisa bermanfaat bagi sesama.
“Semoga menjadi anak bangsa yang punya tanggung jawab. Bahwa pendidikan itu termasuk salah satu hal yang penting dan perlu dicari,” tambahnya.
Sebagai informasi, tahun ini, UNU dititipi 15 mahasiswa S2 Prodi Pendidikan Agama Islam yang mendapat beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sedangkan standar kelas UNU itu 25 orang.
“Kami informasikan, barang kali ada yang berminat untuk bergabung dengan mahasiswa LPDP. Dimana 10 mahasiswa akan kami biayai 50 persen dari biaya strata magister,” bebernya. (mg7/nis/nik) Editor : Damianus Bram