RADARSRAGEN.COM – Upaya menanamkan kepedulian pada lingkungan sejak dini di sejumlah sekolah di Kabupaten Sragen berbuah raihan penghargaan Adiwiyata 2023.
Sebanyak 13 sekolah di Sragen menerima penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Salah satu sekolah yang meraih penghargaan ini adalah SMA Negeri 1 Gondang. Bahkan, SMAN 1 Gondang merupakan satu-satunya SMA negeri di Bumi Sukowati yang meraih penghargaan bergensi tersebut.
Kepala SMAN 1 Gondang, Bety Marga Sulistyawati bersyukur SMAN 1 Gondang yang dia pimpin mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri. Mengingat, penghargaan tersebut paling tinggi tingkatanya.
”Alhamdulillah SMAN 1 Gondang akhirnya bisa lolos menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri. Sebelumnya sudah maju tiga kali, tapi baru lolos,” ujarnya.
Pihaknya berencana menambah tempat atau gazebo-gazebo di luar kelas yang bisa digunakan belajar para siswa.
”Karena SMAN 1 Gondang juga sekolah penggerak, jadi di manapun tempat adalah kelas. Harapannya lagi semoga juga bisa menjadi sekolah sehat,” imbuhnya.
Dia juga berharap setelah mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri, semua warga SMAN 1 Gondang semakin peduli dengan lingkungan.
”Sekolah yang bersih, bisa lebih nyaman untuk belajar dan mengajar,” jelasnya.
Beti bahkan berhasil mengantarkan 3 sekolah yang dia pimpin meraih penghargaan serupa. Yakni SMAN 3 Sragen pada 2016 meraih Sekolah Adiwiyata Nasional.
Kemudian SMAN 1 Sragen pada 2019 meraih Adiwiyata Nasional dan meraih Sekolah Adiwiyata Mandiri pada 2021.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencapaian tersebut.
”Tanpa ada kesadaran diri dari para kepala sekolah maupun bapak ibu guru, kita tidak mungkin mendapatkan Adiwiyata Mandiri dan nasional terbanyak se-Jawa Tengah,” terang Yuni. (din/adi)
Editor : Damianus Bram