Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Manfaat Mendongeng bagi Anak Usia Dini, Cara Cepat Kenalkan Kosakata Baru

Angga Purenda • Minggu, 3 Desember 2023 | 16:10 WIB
Pemerhati pendidikan anak usia dini (PAUD) asal Kabupaten Klaten Dwi Kurniasih saat mendongeng dengan membacakan buku cerita di salah satu PAUD di Kecamatan Ceper. ANGGA PURENDA/RADAR SOLO
Pemerhati pendidikan anak usia dini (PAUD) asal Kabupaten Klaten Dwi Kurniasih saat mendongeng dengan membacakan buku cerita di salah satu PAUD di Kecamatan Ceper. ANGGA PURENDA/RADAR SOLO

 

RADARKLATEN.COM-Mendongeng bisa menjadi aktivitas seru untuk menanam nilai dan pesan moral pada anak.

Melalui berbagai cerita, anak bisa diajarkan mengenai kebiasaan, nasihat dan sederet nilai hidup lainnya.

Aktivitas mendongeng bisa dilakukan sejak anak masih dalam kandungan. Mengingat saat dibacakan dongeng, bayi dalam kandungan akan mulai mengenali suara orang tuanya.

Terlebih lagi mampu memberikan beberapa manfaat khususnya pada anak usia dini.

“Aktivitas mendongeng bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa harus memiliki keterampilan khusus. Mendongeng itu juga tidak sebatas dari membaca buku saja. Tetapi bisa dari lingkungan sekitar kita,” ucap Pemerhati Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) asal Klaten Dwi Kurniasih.

Lebih lanjut, perempuan yang akrab dipanggil Bunda Nunik ini mengatakan, selain bermanfaat untuk anak sejak dalam kandungan, mendongeng juga bermanfaat membuat si kecil mengenal banyak kosakata baru.

Saat mendongeng orang tua akan membacakan cerita yang mengandung banyak kata.

Kata-kata yang didengar akan direkam oleh anak, sehingga membuatnya kaya berbagai kosakata.

Hal ini akan bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, serta menurunkan risiko terjadinya keterlambatan kemampuan dalam menyampaikan sesuatu atau berbicara.

“Ketika orang dewasa berbicara pasti si kecil mendengar. Tapi belum mengerti hurufnya dan kosakatanya seperti apa. Tapi melalui pendengarannya bisa memperkaya kosa kata,” ucap Nunik.

Dia mengungkapkan, seorang ibu tidak boleh menjadi pribadi yang pendiam. Menurutnya seorang ibu harus cerewet demi tumbuh kembang anak.

Terutama untuk belajar kosa kata dari orang terdekat terutama ibu.

Sementara itu, manfaat lain dari mendongeng yakni bisa membangun interaksi antara anak dengan orang tuanya sehingga menstimulus untuk berbicara.

Termasuk melatih anak untuk menyampaikan gagasan dan idenya.

“Interaksi itu akhirnya menjadi terapi bagi anak-anak yang malas berbicara. Mau menirukan kata yang dia dengar. Termasuk melatih anak untuk berpikir kritis,” ucap Nunik.

Nunik menjelaskan, melalui mendongeng bisa meningkatkan keterampilan pada anak untuk peka pada lingkungannya. Mengingat membaca tidak hanya textbook saja, tetapi bisa melalui lingkungan sekitar terdekatnya.

“Bahkan membaca itu bisa melalui pembungkus yang memuat gambar dan tulisan. Itu sangat bisa menjadi media untuk mengajarkan anak untuk membaca. Kalau textbook kan harus di suatu tempat, apakah harus pulang dulu, kalau di sekolah di ruang tertentu dulu,” beber Nunik.

Melalui kegiatan mendongeng, bisa melatih anak untuk mendengarkan. Menurutnya, hal itu tidak mudah, sehingga perlu dilatihkan anak sejak dini.

Di samping itu, melalui aktivitas mendongeng itu bisa memberikan ruang pada anak untuk mengembangkan imajinasinya. Terutama saat dibacakan buku cerita oleh orangtuanya.

Terlebih lagi saat aktivitas mendongeng berlangsung tidak hanya fokus pada tulisan tetapi juga gambar pada sampul buku hingga di setiap halamannya.

“Harus dipahami anak usia dini memiliki daya imajinasi yang luar biasa. Jika sejak usia dini diberikan stimulus supaya imajinasi terus berkembang, kalau ada yang kurang sesuai, kemudian diajak diskusi, diajak berbicara, sebab-akibat, tidak langsung cut,” ucapnya.

Nunik pun menekankan saat mendongeng dalam membacakan buku cerita perlu memahami karakter anak.

Menurutnya perlu disesuaikan dengan gaya belajar anak. Menurutnya, dalam mendongengkan tidak harus dilakukan dengan duduk tenang tetapi menyesuaikan situasi yang ada. (ren/nik)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#anak #dongeng #Mendongeng #usia dini