RADARSOLO.COM – Siswa dan guru SMKN 5 Sukoharjo merakit laptop. Laptop adalah barang kebutuhan primer dan dipakai oleh setiap orang saat ini, baik pelajar, mahasiswa, kaum pekerja, ataupun pebisnis.
Ketika mobilitas tinggi, laptop juga sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaan.
Kepala SMKN 5 Sukoharjo Ari Kurniawati menuturkan, produksi laptop di sekolahnya hasil iuran dari program teaching factory, sebagai implementasi kelas industri SPC Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.
“Pembelajaran teaching factory ini untuk menyiapkan kompetensi siswa yang terstandarkan industri, dan siswa siap untuk terjun ke dunia kerja setelah lulus dari SMK. Pembiayaan kegiatan teaching factory berasal dari dana BOS,” terang Ari.
Dia mengapresiasi siswa dan guru yang sudah berhasil melaksanakan implementasi pembelajaran teaching factory dan menghasilkan produk berupa Laptop Gen-It.
“Untuk ke depannya hasil produk teaching factory tersebut harapannya bisa dipasarkan ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Kompetensi Keahlian TKJ sekolah setempat Elvina Hasan menambahkan, proses perakitan dilakukan siswa kelas XI di ruang unit produksi TKJ.
“Selama proses pengerjaan dari perakitan sampai packing barang siswa membutuhkan waktu 2-3 jam, jika komponen dan software yang dibutuhkan sudah tersedia semua,” terangnya.
Elvina menjelaskan komponen laptop didapatkan dari kerja sama dengan salah satu vendor komputer.
“Untuk komponen sendiri kami di-supply dari PT Supertoon Indonesia (SPC), lewat MoU dari salah satu perusahaan komputer di Tegal Life Computer. Dari situ kami bisa mendapatkan spesifikasi komponen laptop yang beragam dr Intel dan AMD,” ucap Elvina.
Ditambahkan Elvina, laptop dengan nama Gen-It ini menggunakan software Windows, sedangkan software aplikasi tergantung permintaan. Gen-It telah mendapatkan lisensi atau HAKI pada Maret 2023.
Sejauh ini, laptop Gen-It sudah diproduksi sebanyak 6 unit dan 5 unit AIO. Produk tersebut dimanfaatkan untuk pembelajaran siswa dan guru TKJ dan belum dipasarkan ke masyarakat luas.
“Terjual di kalangan sendiri. Dua laptop dan dua AIO untuk pembelajaran siswa,” bebernya. (zia/nik)
Editor : Damianus Bram