Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Begini Cara Prodi Kriya Seni/Tekstil FSRD UNS Tularkan Ide Kembangkan Motif Batik di Usaha Batik Pandansari Sragen

Tri wahyu Cahyono • Senin, 27 Mei 2024 | 18:24 WIB

Prodi Kriya Seni/Tekstil FSRD UNS paparkan penggunaan teknologi desain grafis dalam pengembangan motif batik di Usaha Batik Pandansari, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen belum lama ini.
Prodi Kriya Seni/Tekstil FSRD UNS paparkan penggunaan teknologi desain grafis dalam pengembangan motif batik di Usaha Batik Pandansari, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen belum lama ini.


RADARSOLO.COM– Proses pembuatan motif batik semakin canggih, yakni menggunakan komputerisasi

Seperti disosialisasikan riset grup tekstil tradisi dan kontemporer Program Studi (Prodi) Kriya Seni/Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS).

Mereka menggelar pelatihan keterampilan membuat desain corak.

Kegiatan tersebut sebagai implementasi pengabdian masyarakat yang dilaksanakan setiap tahun.

Kali ini pelatihan memanfaatkan teknologi komputer grafis untuk membuat inovasi desain batik di Usaha Batik Pandansari, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen.

Usaha batik yang berdiri pada 2017 tersebut merupakan Mitra Riset Grup.

Yang untuk kesekian kalinya bekerja sama dalam berbagai kegiatan terkait penelitian maupun pengabdian.

Pengabdian masyarakat FSRD UNS dibuka Ketua Riset Grup Theresia Widiastuti, Sabtu (27/4/2024).

Tim Prodi Kriya Seni/Tekstil FSRD UNS bersama perajin dan pemilik usaha batik di Plupuh, Sragen
Tim Prodi Kriya Seni/Tekstil FSRD UNS bersama perajin dan pemilik usaha batik di Plupuh, Sragen

Kegiatan itu diikuti sekitar 20 orang karyawan usaha batik Pandansari.

Terdiri dari pembatik tulis, penjahit, serta pemilik usaha sekaligus yang membawahi tim desainer, Rina Pandansari.

“Pelatihan selama lima kali pertemuan ini bertujuan membantu memecahkan masalah dalam pembuatan motif batik,” ujar Theresia Widastuti.

Masalah yang biasanya muncul antara lain kekurangan ide dalam pengembangan desain.

Termasuk percepatan waktu bekerja terutama di saat banyak pesanan.

Adapun pemateri utama pelatihan adalah Darwoto. Didampingi Setyawan, dan Apika Nurani Sulistyati.

Mereka merupakan staf pengajar Prodi Kriya Seni/ Tekstil FSRD UNS yang juga anggota riset grup tekstil tradisi dan kontemporer.

Pada pertemuan kali pertama ini disampaikan tentang dasar-dasar penggunaan aplikasi komputer grafis.

Pelatihan menghasilkan desain motif batik menggunakan teknologi komputer grafis.
Pelatihan menghasilkan desain motif batik menggunakan teknologi komputer grafis.

Baik yang berbasis vector dan pixel dengan media Corel Draw untuk membuat motif batik.

Untuk pelatihan lanjutan dilaksanakan secara online melalui media Zoom setiap hari Sabtu. Mulai 4-25 Mei 2024.

Itu mengingat pemateri maupun peserta pelatihan yang terdiri dari tim pembuatan desain dari usaha batik Pandansari Plupuh juga disibukkan dengan kegiatannya masing-masing. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#motif batik #prodi kriya #sragen #FSRD UNS #pengabdian masyarakat #plupuh