RADARSOLO.COM– Proses pembuatan motif batik semakin canggih, yakni menggunakan komputerisasi
Seperti disosialisasikan riset grup tekstil tradisi dan kontemporer Program Studi (Prodi) Kriya Seni/Tekstil Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS).
Mereka menggelar pelatihan keterampilan membuat desain corak.
Kegiatan tersebut sebagai implementasi pengabdian masyarakat yang dilaksanakan setiap tahun.
Kali ini pelatihan memanfaatkan teknologi komputer grafis untuk membuat inovasi desain batik di Usaha Batik Pandansari, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen.
Usaha batik yang berdiri pada 2017 tersebut merupakan Mitra Riset Grup.
Yang untuk kesekian kalinya bekerja sama dalam berbagai kegiatan terkait penelitian maupun pengabdian.
Pengabdian masyarakat FSRD UNS dibuka Ketua Riset Grup Theresia Widiastuti, Sabtu (27/4/2024).
Kegiatan itu diikuti sekitar 20 orang karyawan usaha batik Pandansari.
Terdiri dari pembatik tulis, penjahit, serta pemilik usaha sekaligus yang membawahi tim desainer, Rina Pandansari.
“Pelatihan selama lima kali pertemuan ini bertujuan membantu memecahkan masalah dalam pembuatan motif batik,” ujar Theresia Widastuti.
Masalah yang biasanya muncul antara lain kekurangan ide dalam pengembangan desain.
Termasuk percepatan waktu bekerja terutama di saat banyak pesanan.
Adapun pemateri utama pelatihan adalah Darwoto. Didampingi Setyawan, dan Apika Nurani Sulistyati.
Mereka merupakan staf pengajar Prodi Kriya Seni/ Tekstil FSRD UNS yang juga anggota riset grup tekstil tradisi dan kontemporer.
Pada pertemuan kali pertama ini disampaikan tentang dasar-dasar penggunaan aplikasi komputer grafis.
Baik yang berbasis vector dan pixel dengan media Corel Draw untuk membuat motif batik.
Untuk pelatihan lanjutan dilaksanakan secara online melalui media Zoom setiap hari Sabtu. Mulai 4-25 Mei 2024.
Itu mengingat pemateri maupun peserta pelatihan yang terdiri dari tim pembuatan desain dari usaha batik Pandansari Plupuh juga disibukkan dengan kegiatannya masing-masing. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono