RADARSOLO.COM–Sempat bikin heboh, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akhirnya membatalkan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) tahun akademik 2024.
Pelaksana tugas (Plt) Rektor UNS Chatarina Muliana mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan aspirasi masyarakat.
Sekaligus tindak lanjut kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam Surat Nomor 0511/E/PR.07.04/2024.
Dalam surat tersebut, Dirjen Dikti menekankan pentingnya akses pendidikan yang terjangkau dan tidak membebani mahasiswa serta keluarganya.
"Maka Universitas Sebelas Maret tidak menaikkan UKT dan luran Pengembangan Institusi (IPI) Tahun 2024,” ujar Chatarina dalam siaran pers, Minggu (6/2/2024).
“Universitas Sebelas Maret adalah perguruan tinggi yang taat azas serta berkomitmen tinggi dalam memperluas jangkauan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak bangsa," imbuh dia.
Regulasi teknis terkait pembatalan kenaikan UKT dan IPI diumumkan dalam waktu dekat.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS Agung Lucky Pradita bersyukur.
Namun lanjut Agung, isu kenaikan UKT dan IPI harus tetap dikawal.
Mengingat pernyataan Presiden Joko Widodo tentang UKT dan IPI akan dinaikkan tahun depan.
"Mahasiswa harus tetap kritis atas kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah," imbuhnya.
Ditekankan Agung, demonstrasi memprotes kenaikan UKT dan IP, kata Agung, bukan hanya untuk kepentingan mahasiswa saat ini.
Baca Juga: Keseruan Kandang Pitik Downhill Race 2024 Wonogiri: Libas Lintasan Berbatu dan Tanah Merah
Tapi juga mereka yang akan masuk kuliah pada tahun-tahun berikutnya.
Jangan ada lagi mahasiswa yang berhenti kuliah karena tidak mampu membayar UKT dan IPI.
Sebelumnya, mahasiswa UNS menggelar demonstrasi mengkritisi kenaikan UKT dan IPI.
Sebab, kenaikan UKT dan IPI dinilai dapat menghambat akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Hal tersebut tidak sesuai dengan cita-cita negara, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. (zia/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono