Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kolaborasi Pemprov Jateng-Pemkot Solo Hadirkan SMAN 9, Warga Kecamatan Pasar Kliwon Makin Tenang Ikuti Sistem Zonasi

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 4 Juni 2024 | 01:13 WIB
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana berinteraksi dengan murid SMAN 9 Kota Solo di sela peresmian sekolah setempat, Senin (3/6/2024).
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana berinteraksi dengan murid SMAN 9 Kota Solo di sela peresmian sekolah setempat, Senin (3/6/2024).

RADARSOLO.COM – Bukan tanpa alasan Pemprov Jateng menambah jumlah SMA negeri di Kota Solo.

Penambahan sekolah itu ditandai dengan diresmikannya SMAN 9 yang berlokasi di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Senin (3/6/2024).

"Selama ini tidak ada SMA negeri di Kecamatan Pasar Kliwon, sehingga dengan keberadaan SMAN 9 ini, tentunya menjadi suatu kebahagiaan bagi para orang tua siswa,” kata Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana usai meresmikan sekolah setempat.

Hadirnya SMAN 9 Kota Solo, calon peserta didik di Kecamatan Pasar Kliwon lebih mudah mendaftar sekolah negeri.

Sebelumnya, mereka harus bersaing dengan calon peserta didik di kecamatan lain karena belum ada sekolah di zonasinya.

Usai diresmikan, Nana mengatakan, infrastruktur gedung serta sarana prasarana pendukung akan terus ditingkatkan.

Pemprov masih mengalokasikan anggaran untuk keperluan tersebut tahun depan.

Pendirian SMAN 9 Kota Solo merupakan kolaborasi Pemprov Jateng dengan Pemkot Solo.
Lahan SMAN 9 Kota Solo merupakan hibah dari Pemkot Solo yang dulunya merupakan SD Mojo.

Kolaborasi Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota seperti ini juga sudah dilakukan di Kabupaten Banjarnegara dan Banyumas,

Dengan hadirnya SMK Negeri Pagentan Banjarnegara, dan SMK Negeri Lumbir, Kabupaten Banyumas.

Sinergi memberi layanan dasar sektor pendidikan, dilakukan dengan hibah lahan dari pemkot/pemkab untuk dibangun unit sekolah baru (USB) jenjang pendidikan menengah.

Selain SMA dan SMK, Pemprov Jateng juga telah menyelesaikan USB untuk sekolah luar biasa (SLB).

Yakni di SLB Negeri Randublatung, Blora dan SLB N 1 Demak.

Baca Juga: Turut Cek Fasilitas Fast Track di Embarkasi Solo Bareng Wapres, Pj Gubernur Jateng Puji Kecepatan Pelayanan

Setelah di Kota Solo, proses pembangunan USB sedang berlangsung dengan Pemkot Tegal, Pemkab Wonosobo, dan Pemkab Banyumas.

Upaya ini adalah wujud Pemprov Jateng agar layanan pendidikan merata di setiap wilayah.

Saat ini, Jawa Tengah memiliki 362 SMA negeri dan 239 SMK negeri. Kemudian untuk SLB terdapat 41 sekolah.

Sebagai informasi, Pemprov Jateng menyediakan sebanyak 225.230 kursi untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024/2025.

Kuota untuk calon PDB SMA dan SMK tahun ini meningkat dibanding tahun 2023/2024 sebanyak 225.071 kursi.

Wakil Walikota Solo Teguh Prakosa yang hadir dalam peresmian SMAN 9 Kota Solo menjelaskan, sekolah setempat baru menerima satu angkatan.

Yaitu angkatan tahun ajaran 2023/2024. Karenanya, ke depan masih dibutuhkan penambahan kelas, beserta sarana dan prasarananya. (*/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#peresmian #pj gubernur jateng #Nana Sudjana #pasar kliwon #sman 9 kota solo #pemkot