RADARSOLO.COM – Terpaan informasi di media sosial yang kian masif menuntut siswa untuk meningkatkan kemampuan literasi. Hal itu agar para siswa bisa membedakan antara informasi yang fakta atau hoaks.
Sebagai upaya meningkatkan literasi, SMPN 2 Colomadu menyelenggarakan pelatihan jurnalistik dengan menggandeng Jawa Pos Radar Solo. Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa kelas VII dan VIII yang berlangsung di lapangan sekolah setempat, Jumat (31/5) pagi.
Mereka diajak membaca bersama-sama koran Jawa Pos Radar Solo. Kemudian beberapa perwakilan siswa diminta menyimpulkan isi berita yang mereka baca supaya melatih siswa memahami konten berita yang dibaca. Kegiatan berjalan interaktif dan siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah.
Dalam kesempatan tersebut, Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Solo Kabun Triyatno menekankan agar para siswa bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar di media sosial.
”Informasi yang didapatkan harus dipastikan kebenarannya dahulu. Salah satunya dengan mencarinya di media mainstream,” ujarnya.
Dia juga berpesan agar para siswa gemar membaca buku sebagai salah satu upaya meningkatkan literasi.
Kepala SMP Negeri 2 Colomadu Purwanto S.Pd., M.Pd menjelaskan, kegiatan ini bertujuan agar para siswa memiliki kemampuan membaca dengan baik. Selain itu untuk meningkatkan literasi siswa.
”Karena dengan membaca, bisa membuka pintu pengetahuan. Semoga para siswa semuanya berhasil dalam memperoleh pendidikan dalam menggapai cita-citanya,” ujar Purwanto.
Mengenai gerakan literasi di SMPN 2 Colomadu, Purwanto menjelaskan, telah dikembangkan dengan memfokuskan pada strategi membudayakan dan pembiasaan membaca 15 menit sebelum jam pertama kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.
”Kami ingin meningkatkan budaya literasi dan kemampuan numerasi pada siswa,” tandasnya. (zia/adi)
Editor : Kabun Triyatno