RADARSOLO.COM - Terpilihnya Prof Hartono sebagai Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) masa jabatan 2024-2029 melalui proses panjang.
Diketahui, Hartono bersama 5 profesor lainnya mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor (bacarek) UNS masa jabatan 2024-2029 pada rentang waktu 2-28 Mei 2024.
Lima bakal calon rektor itu yakni Sunny Ummul Firdaus, Cucuk Nur Rosyidi, Warsito, Fitria Rahmawati, dan Muhtar.
Hartono beserta empat bacarek lain, minus Sunny Ummul Firdaus, lolos seleksi administrasi.
Mereka kemudian mengikuti uji publik di hadapan Majelis Wali Amanat (MWA) UNS pada 2 Juli 2024.
Sepekan kemudian, Hartono, Fitria Rahmawati, dan Muhtar ditetapkan MWA UNS sebagai calon rektor UNS 2024-2029.
Tiga professor tersebut kemudian menyampaikan visi, misi, dan program kerja.
Berlanjut pemilihan rektor oleh MWA UNS pada rapat pleno dan penetapan rektor terpilih, Kamis (18/7/2024).
Hasilnya, MWA UNS secara musyawarah mufakat menetapkan Hartono sebagai rektor UNS terpilih periode 2024-2029.
Sebelumnya, mantan direktur Rumah Sakit UNS tersebut bersama Prof Sajidan dan Prof Dr I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani tercatat sebagai calon rektor UNS masa bakti 2023-2028.
Kala itu, Sajidan terpilih sebagai Rektor UNS Masa Bakti 2023-2028 tetapi dibatalkan.
Dalam pemilihan sebelumnya, Hartono kalah satu suara dari Sajidan.
Baca Juga: Nismara Pragya Chendrina Agung Wakili Solo di O2SN Matematika di Jakarta
Sebagai catatan, MWA UNS menetapkan tiga calon dari delapan bakal calon rektor periode 2023-2028 pada 20 Oktober 2022.
Kemudian, sebanyak 17 anggota MWA dan perwakilan Kemendikbudristek melalukan voting untuk menentukan rektor terpilih karena tidak mencapai mufakat.
Hasil voting, Sajidan mendapat 12 suara, Hartono 11 suara, I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani sebanyak 2 suara.
Sajidan sebagai rektor terpilih sedianya akan dilantik 12 April 2023. Namun pada 21 Maret 2023, Mendikbudristek melalui Permendikbudristek Nomor 24 Tahun 2023 membatalkan rektor terpilih UNS 2023-2028 serta membekukan MWA UNS.
Kemendikbudristek mengambil alih aktivitas, tugas, dan kewenangan MWA.
Salah satu pertimbangannya Pilrek UNS 2023-2028 bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan.
Jamal Wiwoho, rektor UNS kala itu mengembalikan mandat dan tugas perpanjangan jabatan sebagai rektor UNS kepada Mendikbudristek.
Sekaligus mengumumkan proses pembentukan panitia pemilihan MWA UNS periode 2024-2029 pada 16 Januari 2024.
Dua hari berselang, Mendikbudristek menunjuk Inspektur Jenderal Kemendikbudristek Chatarina Muliana Girsang sebagai Plt Rektor UNS hingga dilantiknya rektor UNS definitif sesuai Surat Perintah Mendikbudristek Nomor 2055/M/06/2024.
Sebagai catatan, Hartono mencanangkan transformasi UNS menjadi perguruan tinggi berkelas dunia.
Hal itu diketahui melalui forum uji publik sebagai salah satu rangkaian pemilihan rektor, Selasa (2/7/2024).
Di hadapan delapan panelis pemilihan rektor UNS, Hartono memaparkan kertas kerja berjudul
"Transformasi UNS dalam Mendukung Visi Indonesia Emas 2045 dan menjadi Perguruan Tinggi Berkelas Dunia Berbasis Sinergitas Pemangku Kepentingan dan Berlandaskan Nilai Luhur Budaya Bangsa".
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Pejabat Teras di Sukoharjo Mendadak Jadi Model Di Catwalk Akhir Pekan Ini
Dalam forum tersebut, Hartono menyebut dua tantangan perguruan tinggi.
Pertama, digitalisasi dan potensi disrupsi dalam layanan pendidikan tinggi.
Kedua, bonus demografi dan kontribusi dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Hartono mengusung 9 program unggulan yang diberi nama Dream Team.
Pertama, pada program digital, Hartono ingin melakukan audit sistem IT UNS secara komprehensif oleh pihak independen.
Hasilnya sebagai dasar untuk menyusun roadmap pengembangan sistem UNS ke depan.
Kedua, dalam bidang riset, Hartono akan memperbaiki sarana dan prasarana riset.
Lalu mendorong dan memfasilitasi kerja sama riset dengan top scholar di luar negeri, pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan dunia industri.
Ketiga, pada bidang edukasi, langkah pertama adalah melakukan transformasi pembelajaran melalui implementasi sistem manajemen mutu pendidikan secara terintegrasi.
Termasuk menerapkan model pembelajaran yang inovatif.
Keempat, di bidang otonomi atau kemandirian UNS, langkah pertama yang akan dilakukan Hartono adalah menyusun tata kelola dana abadi bersama MWA UNS.
Kelima, program modernisasi dengan menyusun roadmap pengembangan sarana prasarana untuk pembelajaran dan riset yang komprehensif.
Keenam, program kebersamaan. Hartono akan melakukan pertemuan secara rutin dengan sesama organ di UNS.
Baca Juga: Pelaku Penyabetan Celurit ke Dua Suporter Persis Solo Tertangkap, Ternyata Kelompok Geng
Seperti MWA, Senat Akademik (SA), dan Dewan Profesor. Hal itu untuk membahas isu-isu strategis dalam menyelesaikan permasalah yang dihadapi kampus.
Ketujuh, equilibrium atau keseimbangan pendekatan budaya. Rencana kerja yang ditawarkan adalah secara berkala melaksanakan kegiatan budaya. Selain itu menjalin kerja sama lewat pendekatan budaya.
Kedelapan, program active. Hartono ingin secara aktif menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Terutama Pemkot Solo agar UNS memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Kesembilan, program manpower yang berkaitan dengan penguatan sumber daya manusia (SDM).
Hartono bertekad memfasilitasi dosen untuk memperoleh sertifikasi kompetensi, mendorong dosen untuk mengambil program doktor, dan menanamkan budaya layanan prima.
Menurut Hartono, UNS perlu bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang agile, enterpreneurship, relevan, digital, kolaborasi, berbudaya, dan good university government," tandasnya. (zia/wa)
Biodata Hartono Rektor UNS 2024-2029
Riwayat pendidikan:
1. SDN Yosodipuran Surakarta (Lulus 1977)
2. SMPN 5 Surakarta (Lulus 1981)
3. SMAN 3 Surakarta (Lulus 1984)
4. S1 Kedokteran FK UNS (Lulus 1990)
5. S2 Ilmu Lingkungan UNS (Lulus 2002)
6. S3 Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FK UGM (Lulus 2010)
Riwayat Pekerjaan:
1. Kepala Puskesmas Muara Kumpe, Batanghari Jambi Tahun 1993-1995
2. Dokter RSUD Kabupaten Wonogiri tahun 1995-1996
3. Dosen Fakultas Kedokteran UNS tahun 1997-sekarang
4. Pembantu Dekan Bidang.Akademik Fakultas Kedokteran UNS pada 2011-2015
5. Dekan FK UNS periode 2015-2019
6. Anggota Dewan Pengawas Rumah Sakit UNS periode 2016-2020
7. Direktur RS UNS pada 2020-sekarang
Penghargaan
Sebagai Dosen Berprestasi UNS pada 2014.
Editor : Tri Wahyu Cahyono