RADARSOLO.COM-Dosen STMIK Sinar Nusantara Surakarta berhasil melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan inovasi aplikasi presensi berbasis Face Recognition dan Geolocation.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan yang didanai Hibah DRTPM Dikti tahun 2024, yang pendanaannya diperpanjang guna optimalisasi program.
PKM ini diketuai Budi Hartanto, S.Kom., M.Kom bersama tim yang terdiri dari Teguh Susyanto, S.Kom., M.Cs. (STMIK Sinar Nusantara) dan kolaborator Susiati, S.Pd., M.Ed. (Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Tujuan program ini adalah menyediakan solusi presensi modern, praktis, dan efisien bagi sekolah-sekolah yang masih menggunakan sistem manual.
Tahapan program meliputi survei kebutuhan, perancangan sistem, implementasi aplikasi, serta sosialisasi.
Puncak kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada 10 Oktober 2024, dengan pelatihan penggunaan aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dilakukan oleh tim PKM kepada pihak sekolah.
Aplikasi presensi ini memanfaatkan teknologi pengenalan wajah (Face Recognition), sehingga siswa dapat melakukan presensi hanya dengan pemindaian wajah, tanpa memerlukan kartu atau tanda pengenal lainnya.
Dengan dukungan teknologi Geolocation, aplikasi ini mampu memastikan lokasi siswa saat melakukan presensi, menjamin kehadiran di area sekolah.
Sistem ini dinilai lebih akurat, cepat, dan tidak rentan terhadap manipulasi data.
Budi Hartanto, S.Kom., M.Kom sebagai ketua pengusul program menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran program ini.
“Alhamdulillah, kegiatan PKM ini terlaksana dengan baik dan dapat diterapkan di sekolah. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, terutama DRTPM Dikti,” ungkapnya.
Danang Guntur Angkasa, S.Kom kepala sekolah yang terlibat dalam program merasa terbantu dengan aplikasi ini.
“Aplikasi ini mempermudah presensi yang sebelumnya memakan waktu dan sering terjadi kesalahan. Kini presensi menjadi lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujarnya.
Keberlanjutan program akan mencakup pengembangan lebih lanjut serta evaluasi berkala, guna memastikan aplikasi terus berjalan optimal sesuai kebutuhan sekolah.
Selain itu, program ini akan menghasilkan artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal PKM, HAKI untuk melindungi hak cipta aplikasi.
Serta memberikan rekognisi mata kuliah bagi mahasiswa yang terlibat, memperkaya pengalaman praktis mereka di bidang teknologi dan pendidikan.
Dengan inovasi ini, diharapkan sekolah-sekolah dapat lebih efektif dalam melakukan presensi siswa.
Sekaligus memanfaatkan teknologi modern untuk mendukung proses belajar-mengajar yang lebih berkualitas.
Program PKM ini merupakan kontribusi nyata dari STMIK Sinar Nusantara dalam mendukung pendidikan berbasis teknologi di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk menerapkan sistem serupa. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono