RADARSOLO.COM-Posyandu Ngadi Asih di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo telah mengimplementasikan Sistem Informasi Emosional Mental Problems (SIEMPRO).
SIEMPRO memudahkan untuk mendeteksi masalah mental dan emosional pada anak-anak di lingkungan posyandu.
Program ini merupakan hasil pendampingan dari Tim Dosen Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta.
Bertujuan meningkatkan kemampuan deteksi dini kesehatan mental anak-anak di posyandu dengan bantuan teknologi.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh temuan adanya anak-anak di Posyandu Ngadi Asih yang menunjukkan indikasi masalah perilaku dan emosional.
Seperti tantrum impulsif, marah berlebihan, dan kesulitan beradaptasi di sekolah.
Sayangnya, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu menjadi hambatan dalam penanganan dini.
Untuk mengatasi hal tersebut, tim dosen yang terdiri dari Darah Ifalahma, SST, M.Kes, Ana Yuliana, SST, M.KM, dan Nurhayati, S.Kom, M.Kom memberikan pelatihan intensif untuk 20 kader posyandu dengan instrumen Kuesioner Masalah Perilaku dan Emosional (KMPE) serta pelatihan pengelolaan SIEMPRO.
Program ini mencakup enam tahap, yaitu persiapan, apersepsi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan terminasi.
Dilaksanakan selama dua hari dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.
Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan kader dalam mendeteksi dan menangani masalah emosional anak-anak meskipun masih ada kader yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.
Kini, Posyandu Ngadi Asih berkomitmen menerapkan SIEMPRO secara berkelanjutan.
Termasuk dalam kegiatan Bina Keluarga Balita, demi mendukung kesehatan mental dan perkembangan anak di lingkungan posyandu. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono