Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Didamping Tim Dosen UDB Surakarta, Posyandu Ngadi Asih Banjarsari Aplikasikan SIEMPRO untuk Deteksi Awal Masalah Mental Anak

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 5 November 2024 | 19:41 WIB
Pelatihan hari pertama tim UDB Surakarta untuk deteksi dini masalah mental emosional dan perilaku dengan KMPE di Posyandu Ngadi Asih.
Pelatihan hari pertama tim UDB Surakarta untuk deteksi dini masalah mental emosional dan perilaku dengan KMPE di Posyandu Ngadi Asih.

RADARSOLO.COM-Posyandu Ngadi Asih di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo telah mengimplementasikan Sistem Informasi Emosional Mental Problems (SIEMPRO).

SIEMPRO memudahkan untuk mendeteksi masalah mental dan emosional pada anak-anak di lingkungan posyandu.

Program ini merupakan hasil pendampingan dari Tim Dosen Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta.

Bertujuan meningkatkan kemampuan deteksi dini kesehatan mental anak-anak di posyandu dengan bantuan teknologi.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh temuan adanya anak-anak di Posyandu Ngadi Asih yang menunjukkan indikasi masalah perilaku dan emosional.

Seperti tantrum impulsif, marah berlebihan, dan kesulitan beradaptasi di sekolah.

Sayangnya, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu menjadi hambatan dalam penanganan dini.

Pelatihan hari kedua tim UDB Surakarta dalam pengelolaan dan pendampingan SIEMPRO di Posyandu Ngadi Asih, Banjarsari, Kota Solo.
Pelatihan hari kedua tim UDB Surakarta dalam pengelolaan dan pendampingan SIEMPRO di Posyandu Ngadi Asih, Banjarsari, Kota Solo.

Untuk mengatasi hal tersebut, tim dosen yang terdiri dari Darah Ifalahma, SST, M.Kes, Ana Yuliana, SST, M.KM, dan Nurhayati, S.Kom, M.Kom memberikan pelatihan intensif untuk 20 kader posyandu dengan instrumen Kuesioner Masalah Perilaku dan Emosional (KMPE) serta pelatihan pengelolaan SIEMPRO.

Program ini mencakup enam tahap, yaitu persiapan, apersepsi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan terminasi.

Dilaksanakan selama dua hari dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.

Photo
Photo

Baca Juga: Prodi Bahasa Inggris UDB Surakarta Gelar FGD: Hadirkan Prof Gunarhadi, Pakar Pengembangan Metode Pembelajaran

Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan kader dalam mendeteksi dan menangani masalah emosional anak-anak meskipun masih ada kader yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.

Kini, Posyandu Ngadi Asih berkomitmen menerapkan SIEMPRO secara berkelanjutan.

Termasuk dalam kegiatan Bina Keluarga Balita, demi mendukung kesehatan mental dan perkembangan anak di lingkungan posyandu. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#UDB Surakarta