Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Samsmara: Karya Musik Interpretasi Kisah Kunthi Tampil di Teater Besar Gendhon Humardani ISI Surakarta

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 18 Februari 2025 | 01:39 WIB
Dian Munashiroh pentaskan karya musik "Samsmara: Interpretasi Kisah Kunthi di Teater Besar Gendhon Humardani Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Jumat (6/12/2024).
Dian Munashiroh pentaskan karya musik "Samsmara: Interpretasi Kisah Kunthi di Teater Besar Gendhon Humardani Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Jumat (6/12/2024).

RADARSOLO.COM-Karya musik "Samsmara: Interpretasi Kisah Kunthi dalam Komposisi Musik" karya Dian Munashiroh, S.Sn, sukses dipentaskan di Teater Besar Gendhon Humardani Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Jumat (6/12/2024).

Karya ini mengangkat tema keikhlasan dan perjuangan batin perempuan melalui interpretasi musik dari perjalanan emosional dan spiritual Kunthi.

Yakni tokoh epik Mahabharata yang menghadapi dilema besar saat mengandung Karna di luar pernikahan.

Samsmara tidak sekadar menampilkan perjalanan Kunthi. Tetapi juga merefleksikan realitas sosial hamil di luar nikah, stigma, serta praktik aborsi yang sering kali menjadikan perempuan sebagai korban.

Melalui komposisi musik yang menggabungkan elemen tradisional dan modern, Samsmara menggambarkan lingkaran kehidupan, kesalahan, penderitaan, penerimaan, dan pembebasan.

Setiap bagian musik mencerminkan fase perjalanan Kunthi, mulai dari kegembiraan, ketakutan, keterasingan, hingga menemukan kedamaian melalui penerimaan diri.

"Melalui karya ini, saya ingin mengajak pendengar untuk merenungkan arti empati, kasih sayang, dan kesempatan kedua dalam kehidupan," ungkap Dian Munashiroh, S.Sn, sang komposer.

Sebagai karya yang berbasis interpretasi musik, Samsmara berhasil menyuarakan perjuangan perempuan dalam konteks modern.

Banyak perempuan yang masih terjebak dalam stigma sosial ketika menghadapi kehamilan di luar pernikahan atau keputusan sulit lainnya.

Karya ini membawa pesan yang kuat tentang keikhlasan, penerimaan, dan kekuatan perempuan dalam menghadapi realitas hidup yang pahit.

Melalui nada-nada yang penuh emosi, penonton diajak untuk merasakan pergulatan batin Kunthi sekaligus merefleksikan bagaimana masyarakat memandang dan memperlakukan perempuan dalam kondisi serupa.

Baca Juga: Gangsa Dwipantara Festival ISI Surakarta: Harmoni Gamelan Nusantara Bergema di Karanganyar, Kenang Karya Maestro Rahayu Supanggah

Dengan keberhasilannya memadukan unsur tradisional dan modern, Samsmara bukan hanya menjadi sebuah pertunjukan musik.

Tetapi juga sebuah seruan akan kesadaran sosial dan empati terhadap perempuan yang mengalami situasi sulit. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Dian Munashiroh #karya musik #SAMSMARA #komposer