Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

FEB UMS Tambah Dua Guru Besar, Fokus pada Mitigasi Bencana dan Kepemimpinan Organisasi

Fauziah Akmal • Selasa, 25 Februari 2025 | 16:32 WIB
Jumpa pers terkait penambahan dua guru besar baru di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Jumpa pers terkait penambahan dua guru besar baru di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta.

RADARSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menambah dua guru besar baru di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Muzakar Isa dan Jati Waskito akan dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka di Auditorium Moh Djazman UMS, Selasa (25/2).

Dekan FEB UMS Anton Agus Setyawan menyampaikan, dengan penambahan ini, FEB kini memiliki tujuh guru besar.

"Rinciannya, empat guru besar di Prodi Manajemen, dua di Prodi Ilmu Ekonomi Pembangunan, dan satu di Prodi Akuntansi," ujarnya, Senin (24/2).

Anton optimistis bahwa bertambahnya jumlah guru besar akan semakin memperkuat posisi FEB UMS dalam mempertahankan akreditasi Unggul serta membuka peluang meraih akreditasi internasional di masa mendatang.

Muzakar Isa akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan.

Ia menaruh perhatian khusus pada manajemen risiko bencana alam, mengingat tingginya frekuensi bencana di Indonesia.

"Sejak 1815 hingga 2025, tercatat ada 49.300 bencana di Indonesia yang terdokumentasi. Risiko bencana di Indonesia sangat tinggi," paparnya.

Menurutnya, Klaten merupakan wilayah nonpesisir dengan risiko bencana alam tertinggi di Jawa Tengah.

Hal ini disebabkan oleh pertemuan aliran sungai besar yang membuatnya rawan banjir.

Muzakar menilai bahwa mitigasi bencana di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara lain.

Baca Juga: Jelang Final Liga 2 di Solo, PSIM Jogja Dapat Sanksi atas Ulah Suporter

"Harapannya, pemerintah mampu menyediakan aturan main yang jelas terkait manajemen bencana, terutama dalam aspek nonstruktural," imbuhnya.

Sementara itu, Jati Waskito akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Kepemimpinan Organisasi.

Dalam orasi ilmiahnya, ia membahas konsep extra role behavior atau citizen organizational behavior, yaitu kerelaan seseorang melakukan tugas di luar tanggung jawab pokoknya.

"Agar karyawan mau berperan lebih dari tugasnya, tidak cukup hanya mengandalkan pertukaran ekonomi (economic exchange)," jelasnya.

Menurutnya, perlu diterapkan social exchange, seperti pendekatan kepemimpinan, membangun kepercayaan antara pemimpin dan bawahan, serta memotivasi karyawan.

Ia juga menekankan pentingnya affective event theory, yaitu memperhatikan aspek emosi pekerja dalam lingkungan kerja.

"Ketiga aspek dalam model kepemimpinan ini terbukti mampu menciptakan perusahaan dengan kinerja tinggi dan berkelanjutan," tandasnya.

Dengan pengukuhan dua guru besar ini, UMS semakin memperkuat kapasitas akademiknya dalam bidang ekonomi, kepemimpinan, serta pengelolaan sumber daya dan risiko bencana. (zia)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#guru besar #mitigasi bencana #Kepemimpinan #organisasi #FEB UMS