RADARSOLO.COM – Lima dari sembilan SMA negeri (SMAN) di Kota Solo hingga kini masih dipimpin pelaksana tugas (plt) kepala sekolah. Kondisi ini terjadi karena kekosongan jabatan, dampak kepala sekolah sebelumnya memasuki masa pensiun.
Kasi SMA/SLB Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Wilayah VII Edi Purwanto menjelaskan, hanya kepala SMAN 4 Solo yang tidak merangkap plt di sekolah lain.
“Jadi kalau di Solo ini, SMA negeri ada sembilan. Tapi kepala sekolahnya cuma lima. Semuanya double, kecuali SMA 4,” kata Edi.
Edi merinci, kepala sekolah definitif saat ini ada di SMAN 4, SMAN 5, SMAN 6, dan SMAN 8. Adapun kepala SMAN 5 merangkap plt kepala SMAN 9, kepala SMAN 6 merangkap SMAN 1, dan kepala SMAN 8 merangkap SMAN 7.
Kemudian plt kepala SMAN 2 dijabat kepala SMAN Mojolaban Sukoharjo. Sedangkan SMAN 3 oleh kepala SMAN 1 Sumberlawang Sragen.
Edi memastikan calon-calon kepala sekolah definitif sebenarnya sudah ada. Proses seleksi telah dilakukan sesuai ketentuan. Salah satunya memenuhi persyaratan sebagai guru penggerak.
“Sudah kami seleksi juga. Bertahap. Sudah ada calonnya, sudah ada namanya. Tinggal tunggu waktu secara administrasi,” bebernya.
Meski belum ada kepala definitif, Edi memastikan operasional sekolah tetap berjalan normal. Cabdin tinggal menunggu kesiapan untuk pengangkatan dan pengukuhan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. (zia/fer)
Editor : fery ardi susanto