RADARSOLO.COM – PT Mandom Indonesia Tbk Cabang Solo Raya menyapa ratusan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga lewat acara Goes to Campus: Beauty & Handsome Class, Kamis (15/5/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Balairung UKSW ini menjadi bagian dari PR Day, menghadirkan pembekalan soal penampilan, komunikasi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Sebanyak 222 mahasiswa ilmu komunikasi UKSW antusias mengikuti sesi yang dipandu MUA Tika Indrawati dengan praktik merias diri menggunakan produk Pixy dan Gatsby. Penampilan Altara Band sukses membakar semangat para peserta.
Praktisi Public Relations (PR) Dona Trisukma turut berbagi tips membangun citra diri di era digital yang serba cepat. Dia menekankan pentingnya grooming sebagai bagian dari kesan pertama di dunia profesional.
"Gen Z perlu tahu potensi diri, tampil maksimal, dan membangun citra lewat media sosial. Personal branding itu bukan pamer, tapi mengenalkan keunikan diri agar bisa terhubung secara lebih luas," ujar Dona.
Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UKSW Ester Krisnawati menyebut kegiatan ini sebagai sinergi antara dunia kampus dan industri.
“Kami ingin mahasiswa memahami pentingnya manajemen krisis dan juga penampilan profesional, yang menjadi bagian dari personal branding,” jelasnya.
Pimpinan PT Mandom Indonesia Tbk Cabang Solo Raya Agus Kristianto mengatakan, kegiatan serupa telah digelar di berbagai kampus dan instansi.
“Kami ingin membekali generasi muda dengan kesiapan mental dan etika yang kuat. Grooming dan rasa percaya diri menjadi modal penting menghadapi tantangan kerja yang makin kompleks,” ungkapnya.
Dia menambahkan, permintaan kerja sama terus meningkat dari berbagai institusi.
“Kami ingin mendorong kesadaran bahwa merawat diri bukan soal gaya, tapi kebutuhan. Baik perempuan maupun laki-laki harus siap tampil profesional di berbagai situasi,” tandasnya.
General Manager Sunan Hotel Solo Retno Wulandari turut menjadi pembicara dalam sesi yang membahas pentingnya manajemen krisis di tubuh korporasi. Menurutnya, satu kejadian serius dalam perusahaan bisa berdampak luas, mulai dari gangguan operasional hingga kerugian secara finansial dan reputasi.
"Apa yang harus kita lakukan? Nah, itulah yang kemudian perlu kita belajar manajemen krisis," paparnya. (zia/nik)
Editor : Niko auglandy