Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Delapan Kandidat Rektor ISI Adu Visi Dan Misi

Fauziah Akmal • Selasa, 1 Juli 2025 | 01:01 WIB
Bondet Wrahatnala dari Jurusan Etnomusikologi FSP ISI Solo maju sebagai kandidat calon rektor ISI Solo.
Bondet Wrahatnala dari Jurusan Etnomusikologi FSP ISI Solo maju sebagai kandidat calon rektor ISI Solo.

RADARSOLO.COM – Delapan bakal calon rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Solo untuk periode 2025-2029 memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka secara publik di Teater Besar ISI Surakarta, Senin (30/6). Paparan tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi senat akademik untuk menyaring tiga calon rektor yang akan dipilih dalam sidang senat akademik tertutup pada Selasa (1/7).

Kedelapan kandidat rektor terdiri dari tujuh dosen ISI Solo, yaitu Bondet Wrahatnala, Ana Rosmiati, Slamet, Joko Budiwiyanto, R.M. Pramutomo, Sunardi, dan Handriyotopo, serta satu dosen luar ISI, Adam Wahida, yang berasal dari Universitas Sebelas Maret (UNS).

Setiap calon rektor diberikan waktu 15 menit untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka di hadapan senat akademik, sivitas akademika ISI, perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta masyarakat umum yang mengikuti acara baik secara langsung maupun live streaming.

Setelah pemaparan, kandidat menjalani sesi uji publik dengan pertanyaan dari senat akademik, dosen, dan mahasiswa ISI Solo yang dijawab langsung oleh masing-masing calon.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor ISI Solo Sugeng Nugroho menjelaskan bahwa hasil paparan visi, misi, dan program kerja ini akan menjadi pertimbangan utama dalam penentuan tiga besar calon rektor.

“Setiap anggota senat akan mengusulkan satu nama, dan besok (1 Juli) kami akan melakukan sidang untuk menetapkan tiga calon rektor,” terang Sugeng.

Sugeng menambahkan, dalam sidang senat tertutup tersebut, 24 anggota Senat Akademik ISI Solo akan melakukan penilaian menggunakan metode voting untuk menetapkan tiga calon rektor yang terpilih.

“Senat terdiri dari pimpinan ISI Solo dan perwakilan jurusan, yang masing-masing mengirimkan perwakilannya,” ujarnya.

Pimpinan ISI meliputi rektor, ketiga wakil rektor, dekan fakultas seni pertunjukan (FSP), dekan fakultas seni rupa dan desain (FSRD), direktur pascasarjana, serta kepala lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM). Perwakilan jurusan dari FSP dan FSRD masing-masing terdiri dari delapan orang.

Setelah tiga calon rektor terpilih, hasil tersebut akan diserahkan kepada menteri diktisaintek melalui dokumen berita acara penyaringan. Selanjutnya, kementerian akan melakukan penelusuran rekam jejak ketiga kandidat.

“Pada 16 September mendatang, pemilihan rektor akan dilaksanakan. Dalam pemilihan tersebut, senat akademik memiliki hak suara sebesar 65 persen. Sementara 35 persen lainnya berasal dari Kementerian Diktisaintek,” tandas Sugeng. (zia/bun)

Editor : fery ardi susanto
#bursa calon rektor isi solo #penyampaian visi misi calon rektor isi solo #Seleksi calon rektor isi solo