RADARSOLO.COM – Sidang senat tertutup yang digelar pada Selasa (1/7), akhirnya menetapkan tiga calon rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Solo untuk periode 2025-2029.
Ketiga nama yang dipilih adalah Bondet Wrahatnala dari prodi etnomusikologi, Sunardi dari prodi pedalangan, dan RM Pramutomo dari prodi tari. Pemilihan ini didasarkan pada hasil suara terbanyak yang diperoleh dalam sidang senat akademik.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor ISI Solo Sugeng Nugroho mengungkapkan bahwa sidang dihadiri oleh 23 anggota senat dari total 24 anggota.
“Semua anggota menggunakan hak suaranya, kecuali satu yang tidak hadir karena alasan pribadi,” jelas Sugeng.
Berdasarkan Berita Acara Sidang Nomor 5201/IT6.1.1/TP/00.03/2025 tertanggal 1 Juli 2025, Bondet Wrahatnala meraih 8 suara, Sunardi mendapat 7 suara, dan RM Pramutomo mengumpulkan 4 suara.
Sementara itu, Handriyotopo mendapatkan 2 suara, Ana Rosmiati dan Joko Budiwiyanto masing-masing memperoleh 1 suara, dan Slamet serta Adam Wahida tidak memperoleh suara sama sekali.
Sugeng menambahkan, salah satu isu utama dalam sidang tersebut adalah pentingnya kesinambungan dan keberlanjutan ISI Surakarta dalam mewujudkan visi dan misi yang sudah tertuang dalam statuta dan organisasi tata kerja kampus.
“Setelah penetapan tiga calon rektor ini, hasilnya akan dikirim ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menetapkan jadwal pemilihan rektor selanjutnya,” pungkas Sugeng.
Sebagai catatan, delapan bakal calon rektor sebelumnya telah memaparkan visi, misi, dan program kerja mereka dalam sidang senat terbuka yang digelar di Teater Besar ISI Surakarta pada Senin (30/6).
Bondet Wrahatnala mengusung visi menjadikan ISI Solo sebagai perguruan tinggi seni yang inovatif dan unggul dalam pengembangan riset serta kekaryaan.
Bondet juga mengusulkan program kerja Panca Kridha, yang terdiri dari tujuh langkah strategis untuk memperkuat pendidikan seni, riset berdampak, ekosistem digi-artpreuner, reformasi tata kelola, dan optimalisasi BLU.
Sementara itu, Sunardi mengusung konsep Panca Dharma: ISI Solo Berkualitas, Mendunia, dan Sejahtera. Lima misi utamanya meliputi peningkatan kualitas akademik, kolaborasi pentaholik, reformasi birokrasi, internasionalisasi kampus, dan penciptaan revenue generating.
Adapun RM Pramutomo mengusung visi menjadikan ISI Solo sebagai kampus artistik yang inovatif berbasis nilai budaya Keindonesiaan dengan tata kelola mandiri bertaraf internasional.
Misinya mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis budaya Keindonesiaan, serta penguatan konsep artistic research based university. (zia/bun)
Perolehan Suara Calon Rektor ISI Solo
- Bondet Wrahatnala (8 suara)
- Sunardi (7 suara)
- RM Pramutomo (4 suara)
- Handriyotopo (2 suara)
- Ana Rosmiati (1 suara)
- Joko (1 suara)
- Budiwiyanto (1 suara)
- Slamet (0 suara)
- Adam Wahida (0 suara)
*) Tiga calon peraih suara terbanyak mengikuti pemilihan selanjutnya
Editor : fery ardi susanto