Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pendaftaran SMP Di Solo Diminati Luar Kota, Ada Yang Dari Aceh: Pengumuman SPMB Jalur Domisili 8 Juli

Fauziah Akmal • Senin, 7 Juli 2025 | 02:31 WIB
Orang tua mengantarkan CMB saat mendaftar SPMB 2025 di SMPN 4 Solo, belum lama ini.
Orang tua mengantarkan CMB saat mendaftar SPMB 2025 di SMPN 4 Solo, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Sebanyak 4.175 calon murid baru (CMB) jalur domisili tingkat SMP di Kota Solo menanti hasil seleksi yang akan diumumkan secara daring melalui laman resmi spmb.surakarta.go.id, pada Selasa (8/7).

Menariknya, pendaftar tidak hanya berasal dari Solo Raya, tetapi juga dari luar provinsi, bahkan ada yang dari Aceh.

Dari total pendaftar jalur domisili, sebanyak 3.212 berasal dari dalam kota, sementara 963 dari luar kota. Setiap CMB diperbolehkan memilih hingga empat sekolah tujuan dari 27 SMP negeri dan lima SMP swasta peserta SPMB online.

Data rekapitulasi pada laman resmi menunjukkan dominasi pendaftar luar kota cukup tinggi pada pilihan pertama di sejumlah sekolah. Di SMPN 27 Solo, tercatat 159 dari 192 pendaftar pilihan 1 berasal dari luar kota. Disusul SMPN 25 (138 pendaftar luar kota), SMPN 22 (102), serta SMPN 24 dan SMPN 26 masing-masing 83 pendaftar luar kota. Sekolah lain seperti SMPN 21, 20, dan 3 juga mencatatkan lebih dari 50 pendaftar luar kota.

Sebaliknya, SMPN 7 Solo menjadi satu-satunya sekolah dengan seluruh pendaftar pilihan 1 berasal dari dalam kota sebanyak 181 orang. Sementara 18 SMPN lainnya mencatat pendaftar luar kota dengan jumlah bervariasi.

Asal daerah pendaftar luar kota beragam. Selain dari enam kabupaten di Solo Raya, tercatat pendaftar dari wilayah Jawa Tengah lainnya, Jogjakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Batam, Palembang, Nunukan, hingga Mataram. Pendaftar terjauh berasal dari Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, yang memilih SMPN 26 Solo.

Koordinator SPMB SMPN 27 Solo Saptono membenarkan tingginya minat pendaftar luar kota di sekolahnya. Bahkan sejak hari pertama pendaftaran (30/6) pendaftar dari luar kota sudah mendominasi hingga pendaftaran ditutup Kamis (3/7).

"Sekolah kami berada di wilayah perbatasan, jadi lebih diminati oleh pendaftar luar kota. Mereka melihat peluang diterima di sini lebih besar dibanding sekolah lain seperti SMPN 9 yang banyak diserbu warga dalam kota," terangnya.

Saptono menyebut kuota jalur domisili di SMPN 27 hanya 147, dan telah terpenuhi sejak hari pertama. Bahkan, nomor antrean sempat menembus angka 200 karena pihak sekolah juga membantu proses pendaftaran dan verifikasi akun bagi pendaftar yang tidak mendaftar ke SMPN 27.

"Kami buka desk layanan bukan hanya untuk pendaftar ke sekolah ini, tapi juga yang memilih sekolah lain. Banyak orang tua yang tidak paham proses daring ini, jadi kami bantu. Dari sekitar 200-an yang dilayani, sebagian besar ternyata mendaftar ke sekolah lain," ujarnya.

Mengutip laman resmi SPMB Solo, terdapat 192 pendaftar jalur domisili di SMPN 27 Solo. Sebanyak 33 pendaftar yang berasal dari dalam kota. Sementara 159 lainnya berasal dari Sukoharjo, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sragen, Wonogiri, Grobogan, dan Blora. (zia/fer)

Editor : fery ardi susanto
#SPMB 2025 Solo #dinas pendidikan kota solo #spmb 2025 smp solo #disdik kota solo