Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

SKO Solo Tak Pernah Libur Latihan Fisik, Disiplin Kunci Raih Prestasi

Alfida Nurcholisah • Jumat, 17 Oktober 2025 | 02:03 WIB

 

Ilustrasi pembelajaran di SMP Khusus Olahraga Solo.
Ilustrasi pembelajaran di SMP Khusus Olahraga Solo.

RADARSOLO.COM – Belum lama berdiri, SMP Khusus Olahraga (SKO) Solo sudah panen beragam prestasi. Ini tak lepas dari sistem pembelajaran yang diterapkan. Salah satunya displin berlatih fisik tiap hari.

Kepala SKO Solo Bambang Sigit menjelaskan, siswanya tidak sekadar melahap porsi latihan berat sesuai cabang olahraga (cabor) masing-masing. Namun juga dijejali latihan fisik yang rutin digeber tiap hari.

“Kami sangat menekankan kedisiplinan bagi siswa, terutama untuk latihan. Karena kalau fisik tidak dilatih tiga hari, akan kembali nol lagi,” kata Bambang saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (16/10).

Bambang menambahkan, kedisiplinan jadi poin utama dalam pembelajaran di SKO. Sebelum jam belajar dimulai, siswa wajib latihan fisik selama dua jam. Sedangkan latihan berat baru diterapkan pada sore sepulang sekolah.

“Tidak ada hari libur di sini, kecuali Minggu dan tanggal merah. Bahkan anak-anak tidak pernah libur latihan, meskipun saat liburan sekolah,” tegas Bambang.

Kedispilinan inilah membawa nama SKO harum di kancah nasional dan internasional. Ambil contoh jebolan SKO Alvaro Dwi, kini dipercaya membela Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, 3-7 November mendatang.

“Anak-anak memiliki kemampuan untuk bersaing. Meski masih SMP, mereka mampu menunjukkan bakatnya. Termasuk di porprov (pekan olahraga provinsi) mendatang,” ujar Wakasek Bidang Kesiswaan SKO Rianto Ardi Nugroho.

Sementara itu, siswa SKO Zevanya Gabriella mengaku sempat kesulitan beradaptasi di awal awal sekolah. Mengingat padatnya jadwal latihan dan jam belajar. Berbekal kedisiplinan yang diterapkan di SKO, dia membawa pulang gelar juara taekwondo tingkat nasional dan internasional di Bali.

“Aku ingin membuat bangga orang tua. Jadi aku terus berlatih untuk berprestasi di sekolah ini,” ujar Zevanya. (nur/fer)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#sko solo #SMP Khusus Olahraga #smp khusus olahraga solo