RADARSOLO.COM — Kota Solo ketambahan satu unit satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) baru. Lebih tepatnya SPPG YKB Polresta Solo, yang berlokasi di Asrama Polisi (Aspol) Manahan, Kecamatan Banjarsari. SPPG ini sudah mendistribusikan menu makan bergizi gratis (MBG) ke siswa SMKN 2 Solo, Senin pagi (20/10).
Tercatat 2.419 siswa SMKN 2 Solo dilayani SPPG YKB. Penyaluran MBG perdana dipantau langsung Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo. Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Solo Gea Catur.
“SPPG ini bukan sekadar tempat produksi pangan, tetapi juga simbol hadirnya Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan generasi penerus bangsa tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Anak yang sehat hari ini, adalah pemimpin masa depan Indonesia,” tegas Catur.
Catur menambahkan, seluruh proses produksi dan distribusi MBG dipastikan higienis, terukur, dan berkelanjutan.
Dia juga menjamin bahan pangan yang digunakan berkualitas, serta diolah dengan standar kebersihan tinggi agar aman dikonsumsi.
Selain fokus peningkatan gizi, SPPG YKB juga ikut memberdayakan masyarakat. Warga sekitar dilibatkan dalam proses produksi dan distribusi. Mulai dari pengolahan bahan baku, pengemasan, hingga penyaluran ke sekolah-sekolah.
“Kami ingin memastikan manfaatnya tidak hanya dirasakan pelajar, tetapi juga masyarakat sekitar yang ikut berperan di dalamnya. Dengan cara ini, program gizi juga sekaligus program ekonomi kerakyatan,” imbuh Catur.
Sementara itu, Kepala SPPG YKB Polresta Solo Muhammad Wahyu Kurniawan berkomitmen menjaga kualitas, kebersihan, dan kontinuitas produksi MBG. Dia menegaskan, seluruh proses sesuai standar keamanan pangan yang ketat.
“Kami memastikan setiap porsi makanan yang diterima siswa mengandung gizi seimbang. Terdiri dari karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Menu yang disiapkan selalu bervariasi agar anak-anak tidak bosan,” ujar Wahyu.
Ke depan, SPPG YKB tak hanya menargetkan satu sekolahan. Nantinya penerima sasaran akan diperluas secara bertahap, sesuai dengan kapasitas produksi dan kebutuhan di lapangan. (atn/fer)
Editor : Niko auglandy