Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

KBM 138 SD Negeri Dan Swasta Di Solo Dilengkapi Papan Interaktif, Mudahkan Proses Belajar Mengajar

Alfida Nurcholisah • Rabu, 5 November 2025 | 00:43 WIB
Siswa kelas IV SDN Kepatihan belajar menggunakan interactive flat panel (IFP), Senin (3/11).
Siswa kelas IV SDN Kepatihan belajar menggunakan interactive flat panel (IFP), Senin (3/11).

SOLO, Radar Solo – Ratusan SD di Solo negeri maupun swasta mendapat bantuan interactive flat panel (IFP) tahap pertama dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Bantuan menyasar 91 SD negeri dan 47 SD swasta.

Sebagai catatan, IFP berupa sentuh interaktif yang dirancang untuk ruang kelas dan ruang rapat. Gabungan dari proyektor, papan tulis interaktif (smartboard), dan smart TV dalam satu perangkat. Memungkinkan pengguna untuk menulis, menggambar, dan berinteraksi langsung dengan konten digital menggunakan jari atau pena stylus.

“Dari total 117 SD negeri, baru 91 yang mendapatkan. Kemudian SD swasta juga belum semuanya. Dari 88 SD swasta, yang menerima baru 47 SD,” jelas Kasi Sarpras SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo Adji Anggoro.

Adji menambahkan, distribusi papan interaktif ini akan berkelanjutan di setiap sekolah di Indonesia. Hadirnya IFP diklaim sangat membantu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah penerima.

“IFP sangat memudahkan guru dalam pembelajaran,” imbuhnya.

Salah satu sekolah yang mendapat IFP adalah SDN Kepatihan, Jebres, Solo. Meski baru memiliki satu unit IFP yang digunakan bergantian di tiap kelas, perangkat ini membuat siswa lebih interaktif dalam pembelajaran.

“IFP sangat membantu kami dalam menyiapkan materi. Lebih memfasilitasi anak dalam visualnya. Bisa tauch screen dan menulis dengan pena stylus. Ini menjadi jembatan siswa dalam memahami materi,” ujar guru kelas IV SDN Kepatihan Anarida Dyah.

Kepala SDN Kadipiro Tri Tanti menambahkan, IFP dimanfaatkan untuk program literasi pagi. Di sini siswa diajak menyimak video pembelajaran.

“Layarnya besar dan jelas, jadi siswa bisa menyentuhnya secara langsung. Proses belajar mengajar jadi lebih menarik,” ungkap Tri Tanti.

Sementara itu, siswa kelas IV SDN Kepatihan Alea Talita mengaku penyampaian materi pembelajaran dimudahkan dengan hadirnya IFP. Terutama pola bilangan pada mata pelajaran (mapel) matematika.

“Senang sekali bisa pakai papan interaktif. Materi pembelajaran jadi lebih mudah dipahami. Ada game interaktif juga. Jadi lebih semangat belajar,” ujarnya. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#bantuan ifp kemendikdasmen #bantuan interactive flat panel untuk Kota Solo #bantuan papan interaktif untuk SD di solo