RADARSOLO.COM - Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah V Agung Wijayanto launching aplikasi Praktis Berdaya di aula SMA Pradita Dirgantara, Selasa (18/11). Aplikasi berbasis website ini untuk memantau penguatan tujuh karakter anak Indonesia hebat di Provinsi Jawa Tengah.
Praktis Berdaya merupakan akronim dari Program Aksi Karakter Terintegrasi dan Sistematis untuk Memberdayakan Anak Indonesia Hebat. Launching aplikasi ini dalam rangka penguatan karakter Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH).
"Aplikasi ini akan digunakan sekolah untuk anak didiknya dalam implementasi tujuh kebiasaan anak. Mulai dari bangun pagi, beribadah, belajar, bermasyarakat, makan bergizi gratis, hingga tidur cepat. Semua kami kemas dalam nuansa karakter, bukan pelaksanaannya saja," papar Agung.
Agung menambahkan, aplikasi ini untuk memantau implementasi anak tentang tujuh kebiasaan tersebut. Sekaligus penilaian rapor anak bagi satuan pendidikan dan cabdin.
"Ini bentuk ikhtiar kita terhadap karakter anak yang saat ini mengalami penurunan kedisiplinan dan kasus bullying. Untuk itu perlunya standar penilaian yang difasilitasi dalam aplikasi Praktis Berdaya," imbuhnya.
Dengan semangat yang sama, Agung menjelaskan aplikasi ini tidak hanya digunakan di cabdin V (Salatiga, Boyolali, dan Klaten)m tetapi juga seluruh cabdin di Jateng.
Inisiasi ini disambut baik Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah Sadimin.
"Saat ini Provinsi Jawa Tengah menjadi kategori terbaik se Indonesia dalam program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Inisiasi Cabdin Wilayah V patut diapresiasi dan didukung bersama," bebernya.
Sadimin mengakui, masih banyak insiden seperti pelanggaran atau kekerasan, program karakter siswa masih seremonial, pelaporan yang lambat, hingga kurangnya kolaborasi antar orang tua dan sekolah.
"Solusi dari permasalahan ini dirangkum cabdin V dengan adanya laman digital, sebagai media monitoring dan evaluasi (monev)," bebernya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto