RADARSOLO.COM-SMK Muhammadiyah Cawas menggelar kegiatan Gelar Karya Produk Kreatif dan Kewirausahaan di halaman sekolah setempat, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan dihadiri oleh Pengawas SMK sebagai perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Tengah, Majelis Dikdasmen PDM Klaten, Forkopimcam Cawas serta mitra strategis dari dunia industri.
Acara tersebut merupakan puncak dari program bantuan pemerintah melalui Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan sekolah.
Kepala SMK Muhammadiyah Cawas Basuki Eko Wahyudi menjelaskan, gelar karya tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk mempraktikan secara langsung ilmu dari kelas entrepreneur dan mata pelajaran pilihan pengelasan.
"Produk yang dibuat para siswa, khususnya dari jurusan pengelasan, difokuskan untuk mendukung UMKM lokal di Kecamatan Cawas. Kami membuat stan-stan jualan yang nantinya bisa digunakan oleh pedagang kaki lima atau pelaku usaha kuliner," ujar Basuki.
Selain sarana fisik, siswa juga memamerkan unit usaha kuliner yang sedang tren di Cawas, seperti produk Sempol Ayam dan Es Teh Jumbo.
Sebanyak 17 siswa dari kelas entrepreneur inti dan 21 siswa dari jurusan pengelasan ikut serta dalam gelar karya tersebut.
Mereka terbagi dalam tujuh kelompok yang terlibat aktif dalam memproduksi dan memasarkan karya mereka.
Program tersebut selaras dengan visi Direktorat SMK, yaitu mencetak lulusan yang mampu bekerja, melanjutkan pendidikan atau berwirausaha.
Basuki menegaskan bahwa sekolah tidak hanya melepas siswa setelah lulus, Tetapi juga mengawal usaha mereka hingga benar-benar berjalan secara mandiri.
"Tujuan kami adalah membentuk alumni yang solid dan komitmen terhadap kewirausahaan. Lewat bantuan pemerintah ini, kami ingin memastikan siswa punya usaha yang nyata sebelum mereka lulus. Harapannya bisa membantu pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dengan membuka lapangan kerja baru," tambah Basuki.
Basuki mengungkapkan, meski kontribusi SMK Muhammadiyah Cawas belum seberapa, tetapi pihaknya memiliki keyakinan atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah akan terlaksana dengan baik.
Baca Juga: Angkat Potensi ABK lewat Gelar Karya Vokasi, Ada Tata Boga, Rias Kecantikan, Hingga Batik
Ia berharap, melalui gelar karya tersebut bisa memotivasi para siswa untuk menggeluti di bidang kewirausahaan.
Apalagi dalam acara di SMK Muhammadiyah Cawas juga terdapat acara talkshow yang menghadirkan para pelaku UMKM.
“Harapannya tidak menganggap remeh, bahwa kewirausahaan ini sebenarnya merupakan project inti ya. Justru akan membawa (para siswa) kepada kesuksesan ke depan,” ujar Basuki.
Di sisi lain, telah dicanangkan program SMK Muhammadiyah Cawas go internasional melalui pembelajaran dan bersinergi dengan universitas dan lembaga keuangan. Harapannya ke depan bisa mampu berdaya saing.
Sementara itu, Pengawas SMK Muhammad Sigit sebagai perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Tengah mengungkapkan rasa syukurnya SMK Muhammadiyah Cawas bisa mendapatkan bantuan dari Direktorat SMK.
Salah satunya dengan melaksanakan gelar karya produk kreatif dan kewirausahaan.
“Ini salah satu misi dari direktorat yang menghendaki saat ini untuk SMK-SMK itu bisa berani mendunia," jelasnya.
"Diharapkan SMK menjadi lembaga pendidikan kejuruan unggul dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, berjiwa wirausaha dan siap bersaing di tingkat nasional dan global,” imbuh Sigit.
Kemudian menciptakan SMK yang adaptif, inovatif, berwawasan lingkungan dan berlandaskan iman dan takwa.
“Jadi kalau melihat dari visi ini SMK Muhammadiyah Cawas, pas banget. Nih, pas. Pas karena ada dua visi umum dari direktorat di mana membentuk lulusan yang kompeten dan berkarakter,” pungkas dia. (ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono