Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bikin Website Edu Solar dan IoT Hub Untuk Wilayah 3T, Mahasiswa UMS Panen Medali

Alfida Nurcholisah • Jumat, 10 April 2026 | 15:58 WIB
Ilustrasi pemanfaatan Edu Solar dan IoT Hub Karya Mahasiswa UMS untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di wilayah 3T. (DOK. PRIBADI)
Ilustrasi pemanfaatan Edu Solar dan IoT Hub Karya Mahasiswa UMS untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di wilayah 3T. (DOK. PRIBADI)

RADARSOLO.COMlistrik dan akses digital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia, mendorong mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) untuk berinovasi. Salah satunya melalui website edukatif dari tenaga surya. Namanya Edu Solar dan IoT Hub.

INOVASI ini diukembangkan tim mahasiswa UMS yang digawangi Yuanda Eka Saputra (Pendidikan Teknik Informatika), Nadhifa Najwa (Pendidikan Biologi), Taufiq Imansyah (Psikologi), Asterika Indah Nuraini (Ilmu Gizi), serta Jihan Nabila Ramadhani (Fisioterapi).

Melalui Edu Solar dan IoT Hub, mereka menggabungkan energi surya dan teknologi digital agar kegiatan belajar tetap berlangsung di daerah 3T yang minim infrastruktur.

Baca Juga: Perpustakaan Serengan Jadi Ruang Tumbuh Literasi, Diserbu Anak-Anak Di Akhir Pekan

Penggagas inovasi Yuanda Eka Saputra menjelaskan, website ini dirancang sebagai ekosistem pembelajaran mandiri berbasis panel surya dan internet of things (IoT).

Sistem ini memungkinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan, meski pasokan listrik dan jaringan internet terbatas. Konsepnya mengintegrasikan sumber energi terbarukan dengan sistem digital adaptif.

Panen medali emas FIM 2 di Jogja, belum lama ini. (DOK. PRIBADI)
Panen medali emas FIM 2 di Jogja, belum lama ini. (DOK. PRIBADI)

 “Dengan dukungan IoT, pembelajaran dapat dilakukan secara daring maupun luring. Sehingga akses pendidikan diharapkan lebih merata,” kata Yuanda, kemarin (10/4).

Yuanda menambahkan, platform tersebut juga dilengkapi fitur pembelajaran berbasis website yang mendukung interaksi antara siswa dan pengajar. “Jadi tidak hanya sebagai solusi energi, tetapi juga menghadirkan sistem pendidikan terpadu,” imbuhnya.

Baca Juga: Gelar Seleksi Barung Siaga Putra dan Putri, Cari Wakil Solo Di Pesta Siaga Tingkat Provinsi Jateng

Menurut Yuanda, ide tersebut lahir dari keresahan terhadap ketimpangan akses pendidikan di daerah 3T. “Kami melihat teknologi seharusnya bisa menjawab persoalan nyata di masyarakat, terutama soal pemerataan pendidikan,” bebernya.

Dalam pengembangannya, tim menyusun lima karya inovasi yang dirancang dengan konsep berbeda. Setiap karya dilengkapi website, serta fitur pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Meski menghadapi keterbatasan waktu dan pembagian tenaga, setiap anggota tetap mengembangkan inovasi secara paralel.  “Tantangan terbesar ada manajemen waktu. Tapi justru dari situ kolaborasi kami semakin kuat,” ungkapnya.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Informatika UMS Sukirman. “Kami bangga atas prestasi ini. Ini membuktikan mahasiswa mampu berinovasi dan unggul secara akademik,” ujarnya.

Sementara itu, Edu Solar dan IoT Hub meraih lima medali dalam Lomba Essay Tingkat Nasional (LETIN) 7 dan Forum Indonesia Muda (FIM) 2, yang diselenggarakan Capai Cita Universitas Janabadra, Jogja, belum lama ini. Baik medali emas, perak, maupun perunggu dari berbagai kategori. Meliputi teknologi, pangan, kesehatan, lingkungan, serta hukum, sosial, dan ekonomi. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Website Edu Solar dan IoT Hub #Lomba Essay Tingkat Nasional #Kegiatan Belajar Mengajar #universitas muhammadiyah surakarta #UMS