RADARSOLO.COM – Sebanyak 25 SMP di Kota Solo mengikuti lomba daur ulang sampah plastik, Jumat (17/4). Lomba yang digelar Dinas Lingkungan Hidup dan SMK Muhammadiyah 4 Solo tersebut untuk mengasah kreativitas siswa.
Kepala SMK Muhammadiyah 4 Solo Musyarofah menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi lingkungan bagi pelajar.
”Kami menyelenggarakan lomba kreasi daur ulang sampah plastik SMP se-Kota Solo bekerja sama dengan dinas lingkungan hidup untuk berkompetisi sekaligus sebagai sarana edukasi bagi siswa,” ujarnya saat ditemui di sekolah.
Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa dapat lebih peduli terhadap lingkungan dengan mempraktikkan pengelolaan sampah secara kreatif.
”Harapannya dengan kegiatan ini bisa memberikan kontribusi terhadap lingkungan dan mengajarkan kepada anak-anak untuk melakukan praktik-praktik ramah lingkungan dengan berkreasi melalui sampah. Sehingga kita bisa menekan sedikit volume sampah untuk lingkungan yang lebih baik,” jelasnya.
Baca Juga: Vita-Strand, Alat Pengolah Limbah Batik Karya Siswa SMA Muh PK Sabet Juara III Krenova 2026
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo Agung Prihanto mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah kota dalam pengelolaan sampah berbasis pemilahan.
”Saya mengapresiasi dengan baik kegiatan ini. Kegiatan ini juga mendukung program yang digalakkan pemerintah kota sesuai dengan imbauan dari Mas Wali untuk gerakan pemilahan sampah organik dan non-organik,” ungkapnya.
Ia menilai, lomba semacam ini dapat menjadi media pembelajaran yang efektif bagi siswa dalam mengolah sampah non-organik agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Baca Juga: Inovasi KKN UNS, Sulap Limbah Sabut Kelapa Jadi Cocodama: Solusi Lahan Sempit di Desa Kaliabu
”Dengan lomba seperti ini kita bisa mengajarkan kepada anak-anak untuk mengolah sampah non-organik seperti plastik agar bisa dikreasikan sehingga dapat membawa manfaat dan memiliki nilai ekonomi. Semoga ke depannya masih ada kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pengelolaan sampah di Kota Solo,” tambahnya.
Pendamping siswa SMP Negeri 25 Solo Dani Sri Handayani mengatakan, pihaknya mengirimkan lima kelompok untuk mengikuti lomba, yang terdiri dari dua kelompok tingkat fungsional dan tiga kelompok tingkat kreativitas.
”Kami membuat berbagai kerajinan dari sampah plastik seperti dari botol bekas, kemasan minuman, hingga sendok plastik sekali pakai. Bahan-bahan itu dibuat menjadi vas bunga, kalender, hingga lukisan,” tandasnya. (alf/adi)
Editor : fery ardi susanto