Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dharma Wanita Persatuan ISI Surakarta Gelar Donor Darah, Ajak Publik Ikut Berkontribusi dalam Kemanusiaan

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 6 Mei 2026 | 13:11 WIB
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melalui kegiatan donor darah yang digelar di Kampus I ISI Surakarta, Rabu (6/5/2026). (HERNINDYA JALU/RADAR SOLO)
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melalui kegiatan donor darah yang digelar di Kampus I ISI Surakarta, Rabu (6/5/2026). (HERNINDYA JALU/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta melalui kegiatan donor darah yang digelar di Kampus I ISI Surakarta, Rabu (6/5/2026). Aksi sosial ini menjadi bagian dari upaya membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan donor darah tersebut diinisiasi oleh bidang sosial budaya DWP ISI Surakarta. Program ini bukan yang pertama kali digelar, melainkan sudah memasuki pelaksanaan kedua dalam kurun waktu terakhir.

Perwakilan DWP ISI Surakarta, Astri menjelaskan, kegiatan donor darah memang dirancang sebagai agenda rutin organisasi. Pihaknya menargetkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala dalam satu tahun.

“Kami dari Dharma Wanita Persatuan ISI Surakarta, khususnya bidang sosial budaya, sedang mengadakan donor darah. Ini kegiatan rutin, sekarang sudah yang kedua,” ujarnya.

Baca Juga: Calon Jamaah Haji Sukoharjo Didominasi Risiko Tinggi, Pendampingan Diperketat

Dia menambahkan, idealnya kegiatan donor darah bisa digelar tiga hingga empat kali dalam setahun. Hal ini sejalan dengan anjuran medis bahwa donor darah dapat dilakukan setiap dua hingga tiga bulan sekali.

“Insya Allah setahun ini mungkin bisa tiga kali. Idealnya memang tiga sampai empat kali, karena donor itu bisa dua atau tiga bulan sekali,” jelasnya.

Baca Juga: Guru SMP di Wonogiri yang Diduga Lecehkan Siswinya Dinonaktifkan dari Tugas Mengajar, Disdikbud Sudah Kantongi Bukti Video

Astri menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kontribusi nyata dalam membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam memenuhi kebutuhan stok darah.

“Tujuannya sebagai kegiatan sosial untuk kemanusiaan, membantu PMI menyediakan stok kantong darah bagi yang membutuhkan,” imbuhnya.

Menariknya, kegiatan donor darah ini tidak hanya diperuntukkan bagi internal kampus. DWP ISI Surakarta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat umum yang ingin berpartisipasi.

Menurut Astri, keterbukaan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pendonor, terutama masyarakat sekitar kampus yang mungkin kesulitan mengakses layanan donor darah di lokasi lain.

"Pesertanya umum, jadi siapa saja boleh. Harapannya bisa memfasilitasi teman-teman di sekitar sini supaya tidak perlu jauh-jauh ke PMI, cukup di sini saja,” ujarnya. 

Dia juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial di kalangan anggota Dharma Wanita. Melalui aksi nyata, para anggota diharapkan semakin peka terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami mencoba meningkatkan kepedulian ibu-ibu Dharma Wanita agar lebih peduli kepada orang-orang yang membutuhkan,” ungkapnya.

Selain berdampak bagi penerima manfaat, donor darah juga memberikan kepuasan tersendiri bagi para pendonor. Perasaan senang karena dapat membantu sesama menjadi nilai tambah dari kegiatan ini.

“Kalau donor, pendonor pasti merasa senang karena bisa membantu langsung. Ada kontribusi nyata untuk orang lain,” ujarnya.

Baca Juga: Pulihkan Ekosistem Sabang, Pekerja BRI Lakukan Transplantasi Terumbu Karang di Gampong Iboih

Dengan konsistensi pelaksanaan kegiatan ini, DWP ISI Surakarta berharap dapat terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan. Ke depan, kegiatan donor darah diharapkan semakin melibatkan lebih banyak pihak dan memberikan dampak yang lebih luas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa peran organisasi perempuan tidak hanya terbatas pada lingkup internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat luas melalui aksi sosial yang berkelanjutan. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#isi surakarta #donor darah