RADARSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil membawa pulang 9 medali emas, 1 medali perak, 1 special award, serta penghargaan Top 2 The Best Asian Young Innovation dalam kompetisi inovasi tingkat Asia.
Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa UMS telah mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Kampus pun menargetkan partisipasi mahasiswa tidak hanya berhenti di level Asia, tetapi juga merambah kompetisi tingkat dunia.
Wakil Rektor UMS Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kaderisasi, Ihwan Susila mengatakan, pihak kampus terus membangun ekosistem prestasi untuk mendukung pengembangan talenta mahasiswa.
Baca Juga: FEB UMS Gelar Forum, Dorong Link and Match Lulusan Dengan Industri
“Ke depan tentu tidak hanya pada tingkat Asia, kita juga ingin nanti bisa mengirimkan mahasiswa-mahasiswa kita ke tingkat yang lebih luas lagi, supaya mereka betul-betul memiliki pengalaman di tingkat dunia,” ujarnya, Kamis (21/5).
Selain mendorong mahasiswa aktif berkompetisi, UMS juga fokus pada hilirisasi hasil inovasi agar dapat diterapkan secara nyata di masyarakat maupun dunia industri.
Menurut Ihwan, sebagian besar karya yang diikutsertakan dalam ajang kompetisi masih berupa prototype sehingga membutuhkan pengembangan lanjutan.
“Biasanya kompetisi ini sifatnya lebih prototype sehingga butuh inovasi yang lebih lagi untuk memastikan bahwa invention-nya itu bisa diserap oleh pasar,” katanya.
Baca Juga: RehaDex System, Alat Deteksi Otot Karya Mahasiswa UMS Raih Medali Perak International Science Fair
Sebagai tindak lanjut, UMS saat ini tengah mengembangkan inkubator bisnis dan talenta inovasi guna mendampingi mahasiswa dalam mengimplementasikan karya setelah mengikuti kompetisi internasional.
“Kami juga sekarang sedang menggalakkan inkubator bisnis dan talenta inovasi sehingga dengan kembalinya mereka dari ajang internasional, mereka bisa lebih ditingkatkan implementasinya, atau paling tidak bagaimana keterserapannya nanti di dunia industri,” tegasnya.
Kasubdit Talenta, Inovasi, dan Prestasi DKPTI UMS Muhammad Al Fatih Hendrawan menyampaikan, capaian tersebut menunjukkan kualitas inovasi mahasiswa UMS telah setara dengan peserta dari berbagai negara di Asia.
“Dengan pencapaian prestasi internasional ini, 9 medali emas, 1 perak, 1 special award dan penghargaan Top 2 The Best Asian Young Innovation, tentu semakin menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa UMS sudah setara dan diakui di tingkat internasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejumlah inovasi mahasiswa nantinya akan diarahkan menuju tahap hilirisasi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.
“Sebagai tindak lanjutnya akan dilakukan hilirisasi beberapa inovasi mahasiswa ini, supaya dapat dirasakan dan berdampak kepada masyarakat,” tandasnya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto