Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kebut Renovasi SMP Program Khusus Solo, Respati: Harus Selesai Agustus 2026

Alfida Nurcholisah • Rabu, 3 Juni 2026 | 17:12 WIB
Wali Kota Solo Respati Ardi paparkan renovasi SMP Program Khusus di SMPN 25, Rabu (3/6). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)
Wali Kota Solo Respati Ardi paparkan renovasi SMP Program Khusus di SMPN 25, Rabu (3/6). (ALFIDA NURCHOLISAH/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Renovasi SMP Program Khusus (PK) di Kota Solo dikebut. Wali Kota Solo Respati Ardi targetkan renovasi sekolah yang menempati SMPN 24 dan SMPN 25 ini kelar Agustus 2026. 

Hal ini ditegaskan Respati di sela pengumuman penerimaan murid baru SMP PK di SMPN 25 Solo, Rabu (3/6).

Respati menjelaskan, renovasi SMP PK merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya sekolah negeri agar mampu bersaing dengan swasta. 

“Ini (anggarannya dari) APBD murni yang baru berjalan dua minggu dan akan selesai pertengahan Agustus. Terima kasih atas dukungan dinas pendidikan dan komisi IV DPRD Kota Solo,” kata Respati.

Baca Juga: Bingung Bikin Akun Dan Daftar SPMB 2026, Panitia Di SMAN 1 Sukoharjo Buka Layanan Pendampingan

Respati mengaku terdorong membenahi bangunan SMPN 24 dan SMPN 25, setelah melihat langsung kondisi kedua sekolah itu, tahun lalu.

Saat itu, ia melihat ada fasilitas yang butuh perhatian serius demi menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Saya ke sini tahun lalu dan prihatin melihat kondisi SMPN 24 dan SMPN 25, termasuk sekolah-sekolah lainnya. Maka kami ingin meningkatkan kualitas pendidikan negeri, agar bisa bersaing dengan fasilitas di sekolah swasta. Itu impian saya,” ujarnya.

Baca Juga: SPMB SD Dan SMP Jalur Afirmasi Di Solo Dibuka Lebih Awal, Prioritaskan Kelompok Rentan

Menurutnya, pembangunan fisik sekolah harus memerhatikan aspek keselamatan peserta didik. Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah mengecek fasilitas yang berpotensi mengganggu KBM.

“Keselamatan anak-anak menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Terkait transformasi pendidikan di Kota Bengawan, dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan berbagai sumber pendanaan yang tersedia.

“Ada dari bantuan presiden, DAK, dan APBD,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 25 Solo Sutrisno mengaku renovasi menyasar penataan ruang kelas PK. Terutama pada bagian interior.

Nantinya, semua ruang akan disesuaikan dengan karakter mata pelajaran (mapel) yang diajarkan.

“Ini sudah minggu ketiga pembangunan. Berupa perbaikan dan dekorasi interior, mencakup plafon, dinding, aksesori, dan lainnya. Plafon yang rusak dibenahi. Intinya interior sesuai nama dan fungsi kelasnya,” bebernya.

Total 12 kelas PK direnovasi. Rinciannya, masing-masing enam kalas di SMPN 24 dan SMPN 25. Selain itu, renovasi juga menyasar area pendukung demi kenyamanan KBM siswa.

Baca Juga: Hasil TKA SMP 2026 Kota Solo, Empat Siswa Raih Nilai Matematika Sempurna

Di SMPN 24, pengerjaan fokus pada bangunan sisi utara. Renovasi relatif lebih kompleks karena terdapat penyesuaian tata ruang.

“Tiga ruang kelas digabung jadi dua yang ukurannya lebih luas. Seban ukuran ruang sebelumnya terlalu sempit. Semua kusen juga dibongkar, diganti dengan desain pintu baru,” ujar Sutrisno.

Di SMPN 25, renovasi menyasar area belakang dan lingkungan sekitarnya. Bagian selasar juga dipercantik agar siswa memiliki ruang nyaman untuk istirahat.

Selain itu, juga digelontor berbagai peralatan penunjang KBM untuk mendukung konsep kelas tematik. 

“Peresmian dijadwalkan Agustus. Jadi nanti kemungkinan murid baru belajar di tengah proses renovasi,” imbuhnya.

Sementara itu, masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) SMP PK akan digelar di luar. MPLS fokus pada pembentukan karakter dan kepemimpinan. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#smp program khusus #SMP PK #SMPN 25 Solo #Wali Kota Solo Respati Ardi #smpn 24 solo