Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

STIKes Estu Utomo Wisuda 316 Lulusan, Siap Cetak Tenaga Kesehatan Berdaya Saing Global

Alfida Nurcholisah • Kamis, 4 Juni 2026 | 17:41 WIB
 Ketua STIKes Estu Utomo Sarwoko . (Alfida Nurcholisah/Radar Solo)
Ketua STIKes Estu Utomo Sarwoko mewisuda wisudawan dalam Wisuda XXIV yang digelar di The Sunan Hotel Solo, Kamis (4/6). (Alfida Nurcholisah/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Estu Utomo mewisuda 316 lulusan program sarjana dan profesi, dalam Wisuda XXIV yang digelar di The Sunan Hotel Solo, Kamis (4/6). 

Para lulusan tidak hanya dibekali kompetensi kesehatan, tetapi juga kemampuan kebencanaan dan teknologi informasi sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin global.

Ketua STIKes Estu Utomo Sarwoko mengatakan, jumlah wisudawan kali ini terdiri dari 263 lulusan program sarjana dan 53 lulusan program profesi. Untuk program profesi, terdapat 29 profesi bidan dan 24 profesi perawat.

Menurut Sarwoko, mahasiswa yang menempuh pendidikan di kampus tersebut tidak hanya berasal dari Jawa Tengah.

Baca Juga: Unik! Siswa SMPN 23 Solo Pilih Rayakan Kelulusan Dengan Bagikan 121 Paket Sembako

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak mahasiswa datang dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Papua, Maluku, Halmahera, Gorontalo, hingga Aceh.

Sarwoko menjelaskan, lembaga pendidikan yang berawal dari akademi kebidanan pada 2002 itu terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Saat ini institusi telah mengantongi akreditasi “Baik Sekali” dan tengah mempersiapkan diri untuk meraih akreditasi "Unggul".

Baca Juga: SD Dan SMP Di Solo Luluskan Siswa 100 Persen, Disdik Imbau Jangan Dirayakan Dengan Konvoi Di Jalan

“Kepercayaan masyarakat menjadi indikator bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

Sarwoko menyebut para alumni STIKes Estu Utomo telah banyak berkiprah di berbagai bidang.

Mulai dari menjadi aparatur sipil negara (ASN), tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan, pemilik praktik mandiri, pejabat dinas kesehatan, pimpinan perguruan tinggi hingga melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral.

"Sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan, kampus juga memiliki program magang ke Jepang yang diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat akhir selama satu tahun," terangnya.

Selain kompetensi utama di bidang kesehatan, kata Sarwoko, para lulusan juga dibekali kemampuan penanggulangan bencana dan keterampilan teknologi informasi.

Hal itu sejalan dengan visi kampus untuk menjadi perguruan tinggi kesehatan yang unggul dan berdaya saing global.

"Untuk mendukung proses pembelajaran, kampus menyediakan laboratorium yang telah terstandarisasi dan berakreditasi baik sekali. Mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga menjalani pembelajaran praktik melalui skill laboratory, bedside teaching, hingga praktik langsung di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan," bebernya.

Baca Juga: Hasil Seleksi SMP PK Solo, 150 Siswa Lolos Dengan IQ Tertinggi Tembus 136

Tak hanya fokus pada pendidikan, STIKes Estu Utomo juga aktif menjalankan pengabdian masyarakat melalui program desa binaan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Program tersebut saat ini berlangsung di Kecamatan Nogosari dan telah berjalan selama dua tahun terakhir.

Sementara itu, wakil wisudawan Virnanda Pradita mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih setelah melalui proses pendidikan yang panjang.

“Setelah melalui proses yang panjang, begadang mengerjakan tugas, skripsi maupun praktik di lapangan, akhirnya kami dapat berdiri di sini dengan gelar sarjana dan profesi yang membanggakan. Hari ini bukan hanya tentang keberhasilan kami, tetapi juga tentang perjuangan dan cinta orang tua yang mengantarkan kami ke titik ini,” ujarnya. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
#lulusan #Stikes Estu Utomo #wisudawan #wisuda