RADARSOLO.COM - Penjualan seragam sekolah di Kota Solo mulai mengalami lonjakan menjelang tahun ajaran baru 2026/2027.
Toko seragam Bharata V mencatat omzet harian mencapai Rp15 juta hingga Rp20 juta per hari atau meningkat sekitar 12 kali lipat dibanding hari-hari biasa.
Meski demikian, secara keseluruhan penjualan tahun ini dinilai relatif stabil dibanding periode yang sama tahun lalu.
Owner Bharata V Yowananda Nurul Ariyati mengatakan, peningkatan penjualan mulai terasa sejak masa libur sekolah dan diperkirakan mencapai puncaknya pada dua hari sebelum masuk sekolah.
Baca Juga: UNS Buka Layanan Kesehatan hingga Konsultasi Hukum di CFD Slamet Riyadi
"Kalau dibanding tahun-tahun kemarin hampir stabil. Memang kalau dibanding sebelum Covid masih sedikit turun, tapi Alhamdulillah masih aman. Naik tidak, turun juga tidak terlalu," ujarnya kepada Jawapos Radar Solo, Minggu (28/6).
Menurut dia, memasuki musim tahun ajaran baru, omzet penjualan melonjak hingga Rp15 juta sampai Rp20 juta per hari.
"Kalau mendekati masuk sekolah bisa lebih dari Rp 20 juta, karena ramai yang beli biasanya h-2," imbuhnya.
Meski masih tersisa sekitar dua pekan sebelum tahun ajaran baru dimulai, sejumlah orang tua memilih membeli seragam lebih awal.
Salah satunya Asri Aninila Sari yang datang mencari seragam untuk anaknya yang akan masuk SMA Negeri 1 Sukoharjo.
Ia mengaku, sengaja memanfaatkan hari libur untuk belanja seragam sekaligus berlibur di sejumlah tempat di Kota Solo.
"Ini saya mau cari seragam osis sama pramuka, karena dari sekolah enggak ada pengadaan seragam, jadi bebas beli dimana. Karena bisanya Minggu, jadi sekalian jalan-jalan," ujarnya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto