RADARSOLO.COM – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kota Solo kembali berjalan, beriringan dengan tahun ajaran baru 2026/2027, Senin (13/7).
Tercatat 73 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) kembali beroperasi, dengan mendistribusikan makanan bergizi ke sekolah-sekolah.
Sayangnya, masih ada satu SPPG yang sementara belum menyalurkan MBG.
Koordinator SPPG MBG Kota Solo Priyo Widyastoko menjelaskan, sejatinya ada 74 SPPG yang dijadwalkan beroperasi.
Namun, satu dapur masih terkendala pergantian kepala.
Baca Juga: Breaking News! MPLS Sekolah Rakyat Sukoharjo Diundur, Ini Alasannya
“Per hari ini yang beroperasi 73 SPPG. Satu SPPG masih ada kendala pergantian kepala dapur, yang saat ini dalam perjalanan dari Papua. Sehingga sementara ini belum beroperasi,” jelas Priyo.
Priyo menambahkan, MBG kali ini sudah mengakomodasi kebutuhan murid baru di masing-masing sekolah. MBG dibagikan tepat pada saat pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
“MPLS sudah kami sediakan (MBG) bagi siswa baru. Kelas yang lain juga mulai berjalan seperti biasa. Jadi tetap kami distribusikan,” imbuhnya.
Baca Juga: Hari Pertama MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Wali Kota Solo Respati Ajak Ayah Antar Anak
Menurut Priyo, SPPG selama masa libur sekolah juga memperkuat pengawasan kualitas menu.
Pada pekan kedua libur sekolah, seluruh kepala dapur wajib berkoordinasi dengan puskesmas di wilayah masing-masing.
Koordinasi berkaitan dengan sasaran baru program MBG. Di antaranya ibu menyusui (busui), ibu hamil (bumil), dan balita.
“Koodinasi ini untuk memastikan menu MBG yang disajikan memenuhi standar gizi. Kepala dapur berkonsultasi dengan puskesmas di kelurahan masing-masing, terkait menu yang layak dan bagus untuk bumil, busui, maupun balita,” jelasnya.
Sementara itu, MBG juga menyasar murid baru SDN Tegalayu yang hanya berjumlah lima anak. MBG tiba sekira pukul 07.30. Setelah MPLS, seluruh siswa menikmati MBG sekira pukul 09.00, tepat di waktu istirahat.
Baca Juga: Sambut MPLS, Disdikbud Karanganyar Larang Keras Perpeloncoan dan Kekerasan
Kepala SDN Tegalayu Sutanto mengatakan, menerima 84 paket MBG. Terdiri dari 72 paket untuk murid dan 12 paket untuk guru. Menu yang diterima mulai dari nasi, steak ayam, sayur, dan buah semangka.
“MBG dibagikan waktu istirahat. Kami dapat kabar MBG sudah rutin lagi seiring dengan KBM yang berjalan. Dari SPPG juga selalu membagikan informasi mengenai menu dan kandungan gizinya,” ungkap Sutanto.
Menimbang tahun ajaran baru, jumlah penerima MBG berkurang. “Secara keseluruhan memang jumlahnya berkurang, tapi tidak ada masalah. Distribusi lancar,” ujarnya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susantoSumber : Radar Solo