Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

MPLS Bernuansa Piala Dunia, Siswa SDN Kadipiro Solo Dukung Spanyol dan Argentina Lewat Cap Jempol

Alfida Nurcholisah • Jumat, 17 Juli 2026 | 08:30 WIB
EUFORIA: Siswa SDN Kadipiro melakukan urun cap untuk mendukung juara Piala Dunia 2026. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
EUFORIA: Siswa SDN Kadipiro melakukan urun cap untuk mendukung juara Piala Dunia 2026. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Kadipiro, Banjarsari, tampak berbeda. Menjelang final Piala Dunia 2026, sebanyak 147 siswa dari kelas I hingga kelas VI diajak menyalurkan dukungan kepada tim favorit mereka melalui aksi cap jempol.

Para siswa berbaris secara bergantian untuk memberikan cap jempol pada papan dukungan. Sebagian memilih Spanyol, sementara yang lain memberikan dukungan kepada Argentina. Kegiatan semakin semarak dengan iringan musik sederhana yang dimainkan para siswa menggunakan galon bekas sebagai alat perkusi.

Guru Kelas V SDN Kadipiro, Rizky Darmawan, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas untuk menyemarakkan atmosfer final Piala Dunia sekaligus menyisipkan nilai-nilai pendidikan kepada para siswa. Menurutnya, perjuangan para pesepak bola dunia dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak dalam meraih cita-cita.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan motivasi kepada anak-anak bahwa semua yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan bisa tercapai. Harapannya generasi emas ini nantinya bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik," ujarnya saat ditemui di sekolah, Kamis (16/7).

Baca Juga: Rekap Pemain Baru Persija Jakarta:  Gelandang Jepang Eks J1 League Resmi Merapat, Macan Kemayoran Jorjoran di Bursa Transfer Liga 1

Ia menjelaskan, seluruh siswa yang berjumlah sekitar 147 anak mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Menurutnya, derasnya arus informasi melalui media sosial membuat anak-anak semakin mudah mengikuti perkembangan Piala Dunia.

"Saya melihat antusias siswa sangat senang. Apalagi sekarang media sosial semakin cepat, jadi mereka bisa dengan mudah mendapatkan update tentang Piala Dunia," imbuhnya.

Salah seorang siswi kelas IV, Novalin Lukna Indra Putri, mengaku rutin menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama kedua orang tuanya di rumah. Baginya, ajang sepak bola terbesar di dunia itu menjadi momen berkumpul bersama keluarga.

"Aku biasanya nonton di rumah sama orang tua. Aku dukung Spanyol," ucap Lukna.

Baca Juga: Rekap Bursa Transfer Dewa United:  Rombak Besar Jelang Liga 1 2026/2027, Lepas 12 Nama Termasuk Lilipaly hingga Alex Martins

Sementara itu, siswa lainnya, Zaifullah, juga menjagokan Spanyol untuk menjadi juara. Ia mengaku sebelumnya mendukung Portugal karena mengidolakan Cristiano Ronaldo. Namun setelah Portugal tersingkir, dukungannya beralih kepada La Roja.

"Aku pilih Spanyol sekarang karena suka timnya juga. Tapi sebelumnya pilih Portugal karena ada Ronaldo. Aku yakin Spanyol bisa menang 2-1 saat final lawan Argentina," pungkasnya. (alf/nik) 

Editor : Niko auglandy
Piala Dunia siswa MPLS