RADARSOLO.COM – Grup Riset Olahraga Berkebutuhan Khusus Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (FKOR UNS) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Mengusung tema “Pemberdayaan Aktivitas Fisik Adaptif melalui Pengenalan dan Pelatihan Para Throwball bagi Anak Berkebutuhan Khusus” di SLB Negeri Surakarta, NPC Indonesia dan GOR FKOR Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Selasa (15/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh atlet disabilitas, pelatih NPC Indonesia, siswa dan guru SLB Negeri surakarta sebagai mitra strategis dalam pengembangan aktivitas fisik adaptif bagi anak berkebutuhan khusus.
Baca Juga: FKOR UNS Gencar Lestarikan Olahraga Tradisional
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai olahraga Para Throwball.
Salah satu cabang olahraga adaptif yang dirancang untuk memberikan kesempatan berpartisipasi secara aktif bagi individu dengan berbagai kebutuhan khusus.
Ketua pelaksana kegiatan Deddy Whinata menyampaikan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan fisik, sosial, dan psikologis anak berkebutuhan khusus.
Namun demikian, ketersediaan program olahraga yang sesuai dengan karakteristik anak berkebutuhan khusus masih menjadi tantangan di berbagai pemusatan latihan olahraga disabilitas dan satuan pendidikan khusus.
Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas pelatih, guru melalui pelatihan olahraga adaptif yang mudah diterapkan di pemusatan latihan olahraga disabilitas dan satuan pendidikan khusus.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mengenai konsep aktivitas fisik adaptif, pengenalan aturan dasar Para Throwball, teknik permainan, modifikasi model permainan, serta praktik langsung yang dipandu oleh tim dari Grup Riset Olahraga Berkebutuhan Khusus FKOR UNS.
Baca Juga: Lewat Program Hibah MBKM, Mahasiswa FKOR UNS Gelar Gerakan Lansia Bugar dan Upaya Pencegahan Cedera
Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai strategi implementasi olahraga adaptif di pemusatan latihan olahraga disabilitas dan sekolah masing-masing.
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi atlet disabilitas, pelatih NPC Indonesia, siswa dan guru SLB di Kota Solo dalam menyediakan aktivitas fisik yang aman, menyenangkan, dan inklusif bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat memperluas pemanfaatan Para Throwball sebagai alternatif pembelajaran pendidikan jasmani adaptif yang mampu meningkatkan partisipasi dan kebugaran atlet disabilitas dan siswa berkebutuhan khusus.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Para peserta menyambut positif pelatihan ini karena memberikan wawasan baru mengenai pengembangan aktivitas fisik yang dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan anak berkebutuhan khusus.
Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
Baca Juga: 10 Mahasiswa FKOR UNS Terjun Langsung dalam Program Pelatnas NPC Goalball Indonesia di Gor Baturan
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Grup Riset Olahraga Berkebutuhan Khusus FKOR UNS menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga adaptif dan pendidikan inklusif di Indonesia.
Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi anak berkebutuhan khusus untuk berpartisipasi dalam aktivitas fisik dan olahraga secara optimal. (*)
Editor : Tri Wahyu Cahyono