Jateng Bidik Pertahankan Gelar Juara Umum Peksiminas 2026

Alfida Nurcholisah • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 19:14 WIB
BUDAYA: Penampilan wayang realis yang dipentaskan oleh mahasiswa Ilmu Budaya UNS. (ALFIDA NURCHOLISH/RADAR SOLO)
BUDAYA: Penampilan wayang realis yang dipentaskan oleh mahasiswa Ilmu Budaya UNS. (ALFIDA NURCHOLISH/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Jawa Tengah memasang target tinggi pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2026. Setelah melahirkan para juara dalam Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah, provinsi ini optimistis mampu mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada edisi sebelumnya.

Penutupan Peksimida Jawa Tengah 2026 digelar di Universitas Sebelas Maret (UNS), Jumat malam (17/7). Ajang yang berlangsung sejak 26 Juni tersebut diikuti 780 mahasiswa dari 57 perguruan tinggi se-Jawa Tengah dan menghasilkan para wakil yang akan berlaga di Peksiminas 2026 di Universitas Jember pada 8–12 September mendatang.

Sekretaris Umum Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Jawa Tengah Iswoyo mengatakan, Peksimida tahun ini melibatkan 14 perguruan tinggi sebagai tuan rumah penyelenggara berbagai cabang lomba.

"Telah dihasilkan para juara yang nantinya akan mewakili BPSMI Jawa Tengah di Peksiminas 2026 di Universitas Jember. Harapannya Jawa Tengah mampu mempertahankan gelar juara umum seperti tahun 2024," ujarnya.

Baca Juga: Rekap Pemain Baru Persita Tangerang: Eks Persis Solo, Persijap Jepara dan Pemain dari Madagaskar Resmi Merapat

Menurut Iswoyo, penyelenggaraan yang tersebar di sejumlah kampus menjadi bukti kuatnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam membina kreativitas mahasiswa di bidang seni. Ia juga mengapresiasi seluruh kampus tuan rumah yang telah menyediakan fasilitas sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada 14 perguruan tinggi tuan rumah yang telah memberikan fasilitas, termasuk UNS yang menjadi tuan rumah penutupan, sehingga Peksimida tahun ini berlangsung lancar dan sukses," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah AR Hanung Triyono menilai Peksimida bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan kreativitas mahasiswa melalui karya seni.

Menurutnya, tema "Merdeka Berkarya Seni, Berdampak bagi Masyarakat" menegaskan bahwa seni tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat karakter bangsa, memperkaya kehidupan sosial budaya, dan mendukung pembangunan.

Baca Juga: Rekap Pemain Baru Persebaya Surabaya: Striker Timnas, dan Amunisi Baru Berkualitas Berdatangan di Bursa Transfer Liga 1

"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menampilkan karya terbaik dengan menjunjung kejujuran, profesionalitas, kreativitas, dan sportivitas. Nilai-nilai itu menjadi fondasi lahirnya insan seni yang berintegritas," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNS Dody Ariawan mengatakan, Peksimida telah menjadi wadah yang mempertemukan talenta-talenta terbaik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Dia menjelaskan, Peksimida 2026 mempertandingkan 15 cabang seni, mulai fotografi, baca puisi, tari, teater, monolog, keroncong, vokal grup, menyanyi pop, desain poster, penulisan cerpen, penulisan puisi, penulisan lakon, seni lukis, hingga seriosa.

"Prestasi ini tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses pembinaan dan kerja keras mahasiswa bersama perguruan tinggi. Semoga para juara mampu menunjukkan bahwa mahasiswa Jawa Tengah memiliki talenta, kreativitas, karakter, dan daya saing yang kuat di Peksiminas nanti," pungkasnya. (alf/nik)

Editor : Niko auglandy
peksiminas Pekan Seni uns mahasiswa