RADARSOLO.COM-Ketika partai politik (parpol) lainnya membuka penjaringan calon kepala daerah pada Pilkada Boyolali 2024, tidak dengan DPC PDI Perjuangan Boyolali.
Parpol berlogo banteng moncong putih tersebut mengandalkan kader internalnya.
Ada tiga nama yang disebut-sebut bakal menjadi jago PDI Perjuangan pada konstestasi Pilkada Boyolali yang akan dilaksanakan 27 November 2024.
Baca Juga: Luar Biasa! Pemkab Klaten Raih Opini WTP Enam Tahun Berturut-turut: Bupati Ungkap Rahasianya
Munculnya tiga nama tersebut merupakan hasil penjaringan internal DPC PDI Perjuangan Boyolali.
Kini, DPC PDI Perjuangan Boyolali tinggal menunggu rekomendasi DPP terkait tiga nama tersebut.
Mereka adalah pasangan incumbent Bupati-Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat dan Wahyu Irawan, serta Ketua DPRD Boylali Marsono.
Ketua DPC PDI Perjuangan Boyolali Susetya Kusuma Dwi Hartanta mengatakan, DPC telah melakukan konsolidasi dengan anak cabang hingga tingkat ranting di 22 kecamatan.
"Kami mengadakan musyawarah ranting untuk memilih bakal calon bupati dan wakil bupati. Kami mulai dari internal," jelasnya, Kamis (23/6/2024).
Terkait alasan DPC PDI Perjuangan Boyolali tidak melakukan penjaringan eksternal, Susetya mengatakan, partainya telah mendapatkan 36 kursi dari total 50 kursi di DPRD Boyolali.
Itu artinya, DPC PDI Perjuangan Boyolali bisa calon kepala daerah secara mandiri.
"Tiga nama ini yang mengerucut dari hasil Musran (musyawarah ranting). Ini kami hargai. Karena semua ini kan kader-kader terbaik," ujarnya. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono