Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sekda Klaten Jajang Prihono Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP, Jadi Satu-Satunya ASN Nyalon

Angga Purenda • Senin, 27 Mei 2024 | 21:53 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono (tengah) mengambil formulir pendaftaran calon bupati-wakil bupati di kantor DPC PDIP Klaten, Minggu (26/5). (Angga Purenda/Radar Solo)
Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono (tengah) mengambil formulir pendaftaran calon bupati-wakil bupati di kantor DPC PDIP Klaten, Minggu (26/5). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono ikut mengambil formulir pendaftaran dan penjaringan calon bupati-calon wakil bupati (Cabup-Cawabup) di Kantor DPC PDI Perjuangan (PDIP) Klaten pada Minggu (26/5).

Jajang menjadi satu-satu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klaten yang mengambil formulir pendaftaran.

“Iya betul (mengambil formulir). Sudah saya sampaikan, sebenarnya memang tugas partai politik maupun kita bersama bagaimana menciptakan optimisme terhadap pelaksanaan demokrasi. Biar demokrasi ini bisa dinikmati semua golongan, termasuk dalam kepemimpinan dan penjaringan,” ujar Jajang di Kantor DPC PDIP Klaten, Senin (27/5).

Jajang menjelaskan, penjaringan cabup-cawabup tidak hanya untuk internal partai saja maupun golongan politisi. Tetapi semua kalangan dari pengusaha hingga birokrasi bisa mendaftar dan mengikuti penjaringan yang dilaksanakan di PDIP.

“Sebenarnya tujuannya untuk memberikan informasi, bahwa ini lho terbuka buat siapa saja bisa mengambil bagian dalam hal ini. Termasuk birokrasi pun juga bisa,” ujar Jajang.

Jajang mengungkapkan, ingin mengajak masyarakat menciptakan demokrasi yang optimis. Sebelumnya, dia juga telah melaporkan kepada Ketua DPC PDIP Klaten Sri Mulyani mengambil formulir pendaftaran.

“Kenapa dipilih PDI Perjuangan, karena menjadi partai besar, yang tentu sampai di akar rumputnya terbangun dengan baik. Sehingga setiap kali melakukan pergerakan dapat tersampaikan seluas-luasnya. PDI Perjuangan itu milik semua orang,” ujar Jajang.

Terkait langkahnya mengambil formulir pendaftaran, Jajang mengaku dorongan dari berbagai pihak kepadanya cukup banyak. Tetapi menurutnya yang terpenting melakukan sesuatu dengan tidak nafsu.

“Kalau nanti sampai mendapatkan rekomendasi (dari PDI Perjuangan), ini capaian yang luar biasa. Tetapi bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk teman-teman birokrasi," jelasnya.

"Artinya partai politik sudah memandang birokrasi. Tentu dengan harapan yang sama, masyarakat memberikan penilaian yang positif terhadap birokrasi, bisa diterima,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Pendaftaran dan Penjaringan DPC PDIP Klaten Arif Nugroho mengungkapkan setidaknya ada 13 orang yang telah mengambil formulir pendaftaran. Mereka berasal dari internal partai maupun eksternal partai.

“Ada Aris Prabowo, Edy Sasongko, Hartanti, Eko Wijanarko dan Dwi Purwanto. Begitu juga Andi Purnama, Beni Indra, Aris Widiharto, Mujiburahman dan Jajang Prihono. Ditambah Sigit Marwanto, Hamenang Wajar Ismoyo dan Yoga Hardaya,” ujar Arif. (ren/adi)

Editor : Adi Pras
#asn #birokrasi #aparatur sipil negara #sekda klaten #Jajang Prihono #dpc pdip klaten