Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dicoret dari Daftar Pendamping Mangkunegara X di Pilkada Solo, Diah Warih: “Dari Awal Saya Tidak Mendaftar jadi Wakil Walikota!

Silvester Kurniawan • Senin, 5 Agustus 2024 | 00:22 WIB
Diah Warih Anjari di sela silaturahmi dengan beragam elemen masyarakat Kota Solo.
Diah Warih Anjari di sela silaturahmi dengan beragam elemen masyarakat Kota Solo.

RADARSOLO.COM – Tensi politik semakin menghangat jelang turunnya rekomendasi dari partai politik dalam Pilkada SOlo

Diah Warih yang akrab disapa Mbak’e, berupaya mendapat rekomendasi untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada Solo.

Meskipun namanya disebut-sebut telah dicoret Gerindra Solo sebagai calon pendamping Mangkunegara X.

Partai mana yang sedang dijajaki? Diah Warih masih merahasiakannya.

“Pastinya Mbak punya cara dan strategi sendiri. Pergerakan itu tidak harus terlihat di permukaan ya. Kami punya strategi dan butuh konsentrasi untuk mendapatkan rekom itu. Kami punya langkah dan strategi itu bagian dari ikhtiar,” beber Diah Warih, Minggu (4/8/2024).

Disinggung soal fenomena politik yang muncul dalam satu dua pekan terakhir dalam Pilkada Solo, Diah Warih mengaku terus memonitor.

Termasuk Gerindra Solo yang telah mencoret namanya sebagai calon pendamping Mangkunegara X yang digadang-gadang sebagai bakal calon walikota.

“Tidak masalah, karena dari awal saya mecalonkan untuk walikota. Saya tidak mendaftar untuk posisi wakil walikota. Istilahnya sekarang ikhtiar langit,” jelasnya.

Diah Warih mengaku menjalin komunikasi intens dengan sejumlah partai politik di tingkat pusat.

Sebelum ada keputusan resmi dari parpol soal siapa yang diusung untuk Pilkada Solo, pendiri ormas G-Nesia itu masih optimistis berjuang menuju kursi walikota.

“Meskipun sudah mengerucut, itukan belum pernyataan resmi ya, menurut saya kesempatan itu masih ada. Dan dalam kondisi sekarang ini, saya yakin akan ada dua poros,” tuturnya bacawali yang mengusung ide Solo Kota Ibu tersebut.

Terkait dua poros, hal ini sedikit berbeda dengan yang selama ini sempat digaungkan dengan wacana poros ketiga.

Namun Diah Warih enggan menjelaskan lebih detail terkait hal tersebut.
“Kita tunggu saja kejutannya,” ujarnya. (ves/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Diah Warih Anjari #parpol #rekomendasi #Pilkada Solo