Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pakar Menunggu Gebrakan PDIP di Pilkada Solo: Ini Ekspektasi dan Harapannya

Silvester Kurniawan • Selasa, 20 Agustus 2024 | 05:09 WIB
Ketua DPD PKS Solo Daryono (dua dari kanan) dan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo (tiga dari kanan) saat gelarpertemuan di kantor DPD PKS Solo.
Ketua DPD PKS Solo Daryono (dua dari kanan) dan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo (tiga dari kanan) saat gelarpertemuan di kantor DPD PKS Solo.

RADARSOLO.COM - Pakar Sosial UNS Drajat Tri Kartono melihat adanya tekanan yang besar pada PDI Perjuangan jika ingin memenangi Pilkada Solo 2024 ini. Sebagai seorang pengamat, dirinya hanya bisa berharap PDIP Solo melakukan manuver politik yang bisa mengejutkan semua pihak yang akhirnya bisa menguatkan mesin partai yang dikenal kuat di Solo itu. 

Pria yang mengikuti perkembangan politik Solo ini memiliki pandangan yang cukup tegas saat ditanya bakal seperti apa pilkada tahun ini. Khususnya sosok seperti apa yang bisa memberikan perlawanan sengit pada Gusti Bhre yang banyak diusung beberapa parpol, dan siapapun pasangannya kedepan. 

"Kekuatan PDIP Solo sudah tidak diragukan. Tapi untuk bisa memaksimalkan ini PDIP harus punya figur yang tidak kalah kuat, paling tidak bisa memilih orang yang figurnya dikenal dan memiliki prestasi yang tidak diragukan dan diketahui masyarakat Solo. Hal inilah yang nantinya akan jadi poin utama yang membuat pilkada tahun ini semakin menarik," kata dia, Senin (19/8).

Drajat berpandangan PDIP Solo mestinya tidak hanya mengandalkan mesin partai jika ingin memenangi Pilkada tahun ini. Oleh sebab itu pilihan sosok yang tepat akan menjadi penentu kemenangan yang bisa diraih partai berlogo kepala banteng itu.

Pandangan itu disampaikan bukan tanpa alasan menimbang koalisi besar di Solo (PSI, Gerindra, Golkar, PAN, PKS, dan PKB) yang hingga saat ini masih dipandang jadi yang terkuat oleh sebagian masyarakat Solo.

"Yang menarik jika PDIP akan membuka diri untuk menggandeng parpol lainnya. Ini bisa dilihat dari contoh Ir Joko Widodo yang dulu (pilkada Solo) bergabung dengan PDIP dan menang. Andaipun PDIP akan tetap berdiri sendiri maka akan memungkinkan munculnya figur baru yang memiliki akar kultural dan intelektual yang kuat untuk bisa memberikan perlawanan kuat pada kompetitornya," ucapnya.

Hal ini akan benar-benar menunjukkan munculnya modernisasi di kubu PDIP Solo. Ini sangat penting bagi partai politik yang memiliki akar yang kuat di masyarakat.

“Saya sudah sering sampaikan hal ini saat dulu sering diundang PDIP. Jadi tidak bisa hanya sekadar mendorong orang yang mau tanpa jaminan untuk bisa memenangi pilkada ini. Poinnya partai dan figur akan sangat menentukan. Jadi modernisasi ini penting, partai harus jeli dan pintar dalam memilih figur yang dibangun atau orang yang akan diangkat di pilkada tahun ini," hemat Drajat. (ves/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#pilkada #pdip #solo