RADARSOLO.COM-KPU Wonogiri telah menerbitkan Pengumuman Nomor: 440?PL.02.2-Pu/3312/2024 Visi, Misi, dan Program Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri Tahun 2024.
Berisi tentang visi misi pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Wonogiri yakni Tarso-Kristian Teguh Suryono dan Setyo Sukarno-Imron Rizkyarno.
Ketua KPU Wonogiri Satya Graha menjelaskan, masyarakat dapat menyampaikan masukan dan tanggapan terhadap visi-misi bakal calon bupati-bakal calon wakil bupati.
"Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan masyarakat dalam memberikan masukan dan tanggapan," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima radarsolo.com, Minggu (15/9/2024).
Hal-hal yang perlu diperhatikan yakni:
1. Masukan dan tanggapan masyarakat disertai bukti identitas diri (KTP-el) dan atau dokumen bukti penunjang yang relevan.
2. Masukan dan tanggapan masyarakat disampaikan menggunakan formulir MODEL.TANGGAPAN.MASYARAKAT.KWK yang dapat di-download di website KPU Kabupaten Wonogiri https://kab-wonogiri.kpu.go.id.
3. Masukan dan tanggapan masyarakat disampaikan kepada KPU Kabupaten Wonogiri pada 15-18 September 2024 melalui:
a. Website info pemilu KPU yaitu infopemilu.kpu.go.id.
b. Kantor KPU Kabupaten Wonogiri di Jalan Gunung Gandul RT 003/RW 005, Joho Lor, Giriwono, Wonogiri, Wonogiri.
c. E-mail : kab_wonogiri@kpu.go.id;
4. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi helpdesk Pencalonan KPU Kabupaten Wonogiri melalui nomor whatsapp 082220308687.
Adapun visi, misi, dan program masing-masing pasangan bakal calon bupati-bakal calon wakil bupati sebagai berikut:
Visi
Gotong royong mewujudkan wonogiri yang lebih maju, adil dan merata
Misi
1. Mewujudkan tata kelola birokrasi yang profesional untuk layanan publik.
2. Mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
3. Mewujudkan ekonomi kerakyatan untuk kesejahteraan warga.
4. Mewujudkan pembangunan infrastruktur yang adil dan merata.
5. Mewujudkan kewenangan desa yang otonom dan mandiri.
Program
A. Program mewujudkan tata kelola birokrasi yang profesional untuk layanan publik.
1. Peningkatan kapasitas sumber daya birokrasi.
2. Peningkatan kesejahteraan sumber daya birokrasi.
3. Pengembangan karir secara profesional dan transparan.
4. Pemanfaatan teknologi informasi untuk layanan publik.
5. Sinkronisasi kebijakan serta implementasi program pusat dan daerah.
B. Program mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
1. Peningkatan layanan pendidikan tuntas dan pendidik berkualitas.
2. Perluasan akses pendidikan vokasional serta pendidikan tinggi.
3. Peningkatan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.
4. Peningkatan dukungan bagi tenaga kesehatan secara merata.
5. Penguatan kelembagaan berbasis pesantren, kepemudaan, dan budaya.
C. Program mewujudkan ekonomi kerakyatan untuk kesejahteraan warga.
1. Peningkatan produktivitas pertanian untuk ketahanan pangan.
2. Pengembangan diversifikasi usaha ekonomi berbasis tenaga kerja.
3. Pengembangan usaha kecil, menengah, rumah tangga dan ekonomi produktif.
4. Pengembangan investasi berbasis potensi ekonomi, industri dan pariwisata.
5. Meningkatkan iklim investasi dengan regulasi dan birokrasi.
D. Program mewujudkan pembangunan infrastruktur yang adil dan merata.
1. Pembangunan infrastruktur jalan daerah untuk akses antar wilayah.
2. Pembangunan infrastruktur penunjang sektor pertanian dan pangan.
3. Pembangunan infrastruktur daya dukung pendidikan dan kesehatan.
4. Pembangunan infrastruktur penunjang bagi industri dan pariwisata.
5. Penuntasan program pembangunan rumah tidak layak huni.
E. Program mewujudkan kewenangan desa yang otonom dan mandiri.
1. Peningkatan kapasitas dan kesejahteraan sumber daya aparat desa.
2. Partisipasi dan pemberdayaan potensi lembaga desa untuk kesejahteraan.
3. Pengembangan bumdes berbasis potensi sumber daya manusia dan alam.
4. Pengembangan dan peningkatan program kemandirian desa.
5. Penuntasan perlindungan sosial kelompok rentan dan pengurangan stunting.
Visi
Wonogiri yang berdaya saing, maju, sejahtera, dan berkelanjutan
Misi
1. Meningkatkan pembangunan ekonomi yang berdaya saing dan berkelanjutan. Pembangunan ekonomi ditunjukkan dengan proses secara terus menerus untuk mendorong sektor-sektor ekonomi yang saat ini memiliki produktivitas rendah menjadi Sektor-sektor ekonomi yang memiliki produktivitas tinggi, terutama dengan menggerakkan sektor-sektor unggulan daerah yang didukung dengan pembangunan infrastruktur dalam hal distribusi barang dan jasa.
2. Kualitas hidup masyarakat didukung lingkungan sosial dan budaya masyarakat maju. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan ketahanan pangan, perumahan layak, kualitas dan aksesibilitas pendidikan dan kesehatan, menyediakan jaminan sosial masyarakat dan jaminan keamanan, menciptakan kondisi lingkungan sosial yang kondusif, memberikan ruang yang cukup dalam penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kesejahteraan masyarakat.
3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan. Tata kelola pemerintahan yang akuntabel, independen, transparan, partisipatif dan
koordinatif didukung kemampuan aparatur yang berakhlak, berintegritas, berkompeten, berprestasi, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pembangunan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kreatifitas untuk melayani masyarakat.
4. Penguatan landasan ketahanan sumber daya alam lingkungan hidup dan bencana. Pembangunan tidak terlepas dari kebutuhan akan sumber daya alam sedangkan di sisi lain daya dukung dan daya tampung wonogiri telah mulai terlampaui. Maka menjadi penting untuk menjaga kelestarian sumber daya alam demi menjaga keberlanjutan pembangunan daerah wonogiri. Ketahanan sumber daya alam dan lingkungan. Hidup fokus pada ketahanan sumber daya lahan, ketahanan air, kualitas lingkungan. Hidup (baik pada lingkup air, udara, tutupan lahan), penataan ruang, ketahanan perubahan iklim, dan ketangguhan bencana. Dengan terjaganya sumber daya alam dan Lestarinya lingkungan hidup akan mengurangi potensi terjadinya bencana.
Program
1. Menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di wonogiri.
2. Penguatan ekonomi kreatif.
3. Membangun layanan pendidikan yang berorientasi kebutuhan masyarakat (demand supply side).
4. Membangun kesehatan untuk semua.
5. Penguatan birokrasi yang dinamis.
6. Membangun sumber daya manusia yang unggul berbasis riset dan inovasi.
7. Peningkatan sumber daya alam yang lestari. (*/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono