RADARSOLO.COM - Setiap menjalankan aksi kampanye dan konsolidasi partai PDIP, pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 01 Teguh Prakosa - Bambang 'Gage' Nugroho selalu menjalankan aksi bersalaman dengan seluruh warga yang hadir.
Bukan tanpa sebab, aksi bersalaman atau jabat tangan dengan warga dalam setiap acara merupakan perintah wajib yang diberikan Ketua DPC PDIP Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo kepada paslon 01 tersebut.
Jadi, hadir di setiap kegiatan kampanye dan konsolidasi, hal pertama yang dilakukan oleh Teguh Prakosa dan Bambang Nugroho adalah bersalaman dengan warga yang hadir.
Yang jelas, sedikit atau banyaknya warga yang hadir, tidak pernah mengerutkan semangat paslon yang diusung PDIP bersama PBB, PKN, Partai Buruh, Partai Garuda ini untuk bersalaman.
Kepada RadarSolo.com, Bambang Gage menjelaskan kegiatan bersalaman itu adalah pembelajaran yang diberikan Ketua DPC PDIP kepada paslon 01.
Disamping itu, aksi berjabat tangan adalah upaya untuk mendekatkan diri, membangun hubungan emosional dengan warga masyarakat yang hadir.
"Jadi kalau sudah bersalaman ada rasa yang tumbuh. Weh calon gelem nyalami aku wi. Saya merasakannya, dengan menyapa dan bersalaman ini bisa membangun rasa antara saya dengan orang yang saya salami," jelas Bambang.
Calon Wakil Walikota yang akrab disapa Gage ini menambahkan, selain bersalaman dan menyapa, berswafoto alias selfie dengan para warga ini juga upaya untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.
"Terlebih Ibu-ibu, kalau mengajak swafoto pasti kami menyempatkan waktu. Dan dengan digandeng sembari berswafoto mereka sangat senang sekali. Kebahagian ini menjadi modal semangat kami untuk terus melakukan aksi ini," jelas Bambang.
"Bahkan ada momen, ketika warga tiyang sepuh yang tiba-tiba minta dirangkul, Mas aku kok durung dirangkul, mau ibue wes dirangkul lho. Kok aku durung. Hal semacam ini sungguh sangat menyentuh hati," imbuhnya.
Gage menjelaskan, dengan bersalaman dirinya bersama sang calon Walikota Teguh Prakosa berupaya membangun kedekatan secara emosional dengan warga.
Sebagai informasi, Teguh Prakosa dan Bambang Gage ditarget oleh Ketua DPC PDIP Kota untuk bersalaman dengan 270 ribu warga Solo.
"Jadi targetnya adalah bersalaman dengan 270 ribu warga Solo. Tapi sungguh chemistry lain. Ini bukan sekadar kegiatan protokol, namun sungguh membangun rasa di hati. Hangat dan dekat dengan rakyat ini yang kita bangun," jelas Gage.
Ketua DPC PDIP Kota Solo, F.X Hadi Rudyatmo menjelaskan aksi bersalaman atau berjabat tangan dengan 270 ribu warga Solo adalah modal yang cukup penting bagi Teguh Prakosa dan Bambang Gage.
"Pemilih dalam Pilkada Solo 2024 ini ada sekitar 430 ribu. Jadi dengan berjabat tangan minimal dengan 270 ribu warga Solo, Teguh - Gage bakal dikenal oleh 270 ribu orang," jelas Rudy.
Walikota Surakarta periode 2012–2015, 2016–2021 ini menegaskan, dengan bersalaman, adalah wujud nyata dari paslon 01 untuk membangun persaudaraan, persahabatan dengan warga.
"Ini membangun kedekatan emosional. Ooo iki mas Teguh calon walikotane, ooo iki mas Bambang calon wakil walikotane," jelas Rudy.
"Kami tidak mau, mereka datang glundang-glundung tanpa salaman. Secara etika ini jelas tidak baik," imbuhnya.
Disamping membangun hubungan emosional dengan warga, berjabat tangan ini juga menjadi pintu untuk menciptakan momen berkomunikasi dengan masyarakat.
"Dengan bersalaman ini menjadi momen sekaligus spirit untuk membangun persahabatan, persaudaraan, serta mendekatkan diri dengan warga," pungkas Rudy. (dam)
Editor : Damianus Bram