RADARSOLO.COM – Di masa tenang pilkada, potensi serangan fajar bisa muncul. Atas dasar itu, DPC PDIP Solo membentuk Satgas Anti Suap jelang perhelatan pilkada.
Pembentukan Satgas Anti Suap digelar di Lapangan Sunan Jogo Kali, Pucangsawit, Jebres, Solo, Sabtu (16/11) sore.
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menyampaikan, pembentukan satgas ini merupakan langkah rutin setiap penyelenggaraan pilkada.
Tujuannya untuk mencegah berbagai bentuk kecurangan, terutama serangan fajar.
"Kita setiap pilkada pasti membentuk satgas. Satgas Anti Suap ini bertujuan mengantisipasi kecurangan, seperti pembagian sembako atau penyuapan saat serangan fajar, baik pada masa tenang maupun saat pencoblosan," papar Rudy.
"Pengalaman Pilpres lalu menjadi pelajaran berharga bagi kami. Kami tak ingin kecolongan. Sehingga satgas ini akan bekerja mulai masa tenang hingga pencoblosan selesai," imbuh mantan wali kota Solo itu.
Satgas Anti Suap bentukan DPC PDIP Solo akan mulai bertugas pada 23 November, tepat sebelum masa tenang dimulai. Hingga pada 27 November.
Rudy menyebut, posko dan tim satgas akan tersebar di seluruh wilayah di Solo. Dengan 54 ranting, 5 PAC, hingga pengurus DPC akan terlibat aktif.
Setiap ranting akan melibatkan lima anggota satgas yang bekerja dalam tiga shift.
Total anggota satgas yang dilibatkan ada sekitar 3.000 orang. Termasuk pengurus anak ranting dan DPC.
"Jika ada temuan kecurangan, seperti penyuapan atau serangan fajar, segera bawa ke posko untuk dilaporkan dan didokumentasikan. Kemudian kita laporkan ke Bawaslu sesuai konstitusi," papar Rudy.
Lebih lanjut, Rudy juga menekankan pentingnya adu program dibandingkan politik uang dalam Pilkada Solo kali ini.
Ia menyebut, paslon wali kota dan wakil wali kota Solo dari PDIP Teguh Prakosa-Bambang Gage Nugroho serta paslon gubenur-wakil gubernur Jateng Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (Hendi), memiliki program-program unggulan yang akan ditawarkan kepada masyarakat.
"Kita bertarung dengan program, bukan dengan serangan fajar. Semua kecamatan kita waspadai secara merata. Satgas juga akan memastikan tidak ada gesekan di lapangan," tegasnya.
Kegiatan pembentukan Satgas Anti Suap ditutup dengan pengarahan teknis dan pembagian jadwal piket kepada para anggota. (atn/ria)
Editor : Syahaamah Fikria