Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Real Count Desk Pilkada Wonogiri 100 Persen, Banyak Surat Suara Tidak Sah

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 29 November 2024 | 01:50 WIB
Penghitungan suara di salah satu TPS di Kecamatan Wonogiri Kota, Rabu (27/11/2024).
Penghitungan suara di salah satu TPS di Kecamatan Wonogiri Kota, Rabu (27/11/2024).

RADARSOLO.COM-Desk Pilkada Pemkab Wonogiri telah rampung melakukan penghitungan real count dari Desk Pilkada Wonogiri.

Paslon nomor urut 02 Setyo Sukarno-Imron Rizkyarno (Setia) unggul dari pasangan nomor urut 01 Tarso-Kristian Teguh Suryono (Tangguh).

Data dari Desk Pilkada Pemkab Wonogiri, dari 842.326 orang yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 589.157 orang di antaranya menggunakan hak pilihnya.

Dari angka itu, partisipasi pemilih Pilkada Wonogiri 2024 sebesar 69,94 persen.

Ketua Desk Pilkada sekaligus Penjabat (Pj) Sekda Wonogiri FX Pranata mengatakan, paslon Bupati-Wabup nomor urut 01 meraih 255.623 suara atau 43,39 persen.

Sementara paslon nomor urut 02 mendapatkan 307.913 suara atau 52,26 persen.

"Untuk hasil resmi nanti dari KPU," kata dia, Kamis (28/11/2024).

Sementara itu, jumlah suara tidak sah cukup banyak. Mencapai 25.621 suara atau 4,35 persen.

"Ada fenomena cukup banyaknya suara tidak sah. Ini menjadi perhatian kami," beber dia.

Persentase suara tidak sah itu terbilang tinggi. Pasalnya pada Pilpres, Pileg dan Pilkada sebelumnya, persentase suara tidak sah tidak setinggi itu.

Berdasarkan informasi yang didapatkannya, suara  tidak sah karena surat suara dicoblos di kedua Paslon, dicoblos saat masih terlipat, dan tidak dicoblos sama sekali.

"Kalau surat suara yang dirusak atau dirobek, kami belum dapat laporan," kata dia.

Baca Juga: Alhamdulillah, Prabowo Resmi Umumkan Kenaikan Gaji Guru untuk Tahun 2025: Jadi Berapa?

Pihaknya masih mendalami penyebab tingginya suara tidak sah. Ada sejumlah dugaan yang muncul namun belum bisa dipastikan.

"Mungkin karena edukasinya kurang, belum bisa menentukan pilihan, ketidaktahuan atau faktor sosial kultural," kata dia. (al/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#surat suara tidak sah #Desk Pilkada Wonogiri #real count