RADARSOLO.COM – Masjid Raya Sheikh Zayed Solo baru saja menggelar peringatan Malam Nuzulul Quran dan Haul Sheikh Zayed pada 19 Ramadan 1446 H atau 18 Maret 2024, malam.
Dalam agenda tersebut turut hadir, Presiden Republik Indonesia ke-7 Joko Widodo hingga Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) Nazarudin Umar.
Acara pembukaan diawali dengan lantunan ayat suci Alquran. Berlanjut welcoming speech dari Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Munajat dan Ketua Yayasan Masjid Raya Sheikh Zayed Sultan Faisal Ali Kalifa Alremeithi.
"Pada malam ini yang mulia ini, penuh berkah ini, kita semua hadir di sini sedang memperingati acara Nuzulul Quran sekaligus Zayed Humanitarian Day. Peringatan Nuzulul Quran ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan bulan Ramadan di Masjid Raya Sheikh Zayed," sebut Munajat.
Tujuannya untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Juga memahami, serta mencintai Alquran. Dalam kesempatan ini, Munajat juga menyebutkan 80 persen kegiatan selama Ramadan merupakan kegiatan peribadatan.
"20 persennya kegiatan kursus seperti market place (dan lain sebagainya)," sebutnya.
Pada puncak acara peringatan Nuzulul Quran, Menag RI Nazarudin Umar memberikan mauizah hasanah.
"Alquran diturunkan, dibumikan untuk melangitkan kembali manusia. Karena kira tahu, manusia itu diciptakan di surga. Jatuh ke bumi penderitaan ini, meninggalkan langit kebahagiaan. Allah menciptakan manusia dengan cinta, lalu mengirimkan surat undangan agar kita kembali ke kampung halaman rohani kita di surga dalam bentuk Alquran," ujarnya.
"Al-quran adalah surat undangan. Mengundang kita semuanya untuk kembali ke pangkuan-Nya di surga. Alquran sekaligus sebagai tiket untuk masuk ke dalam surga-Nya. Barang siapa yang memahami dan mengamalkan undangan Allah berupa Alquran ini, maka Insya Allah pasti kita akan berjumpa dengan para kekasih-Nya di surga," lanjut Nazarudin Umar.
Pada agenda ini dihadirkan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia H.E. Abdulla Salim Aldaheri () serta Acting Project and Program Manager of Zayed Foundation Sheikh Abdulaziz Al Zaidi yang akan memberikan pidato sambutan kepada jemaah di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Indonesia.
Agenda ini terbuka untuk umum dan juga akan dihadiri oleh pejabat Kota Surakarta (FORKOPIMDA) serta tokoh masyarakat Solo dan sekitarnya.
Selain itu, sejumlah tamu kehormatan dari luar negeri turut hadir, di antaranya: Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia H.E. Abdulla Salim Aldaheri, Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia H.E. Mr. Ouadia Benabdellah, Duta Besar Bahrain untuk Republik Indonesia H.E. Ahmed Abdulla Alhajeri, dan Duta Besar Yordania untuk Republik Indonesia H.E. Sudqi Al Omoush.
Lalu, Duta Besar Republik Arab Suriah untuk Republik Indonesia H.E. Abdul Monem Annan, Duta Besar Bosnia dan Herzegovina untuk Republik Indonesia H.E. Armin Limo, Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia H.E. Ramil Rzayev, dan Direktur Manajemen Proyek dan Program Yayasan Zayed untuk Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan Mr. Abdulaziz Al Zaidi. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy