Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

10 Kebiasaan yang Perlu Diubah Sebelum Masuk Bulan Ramadan

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 23 Januari 2026 | 19:44 WIB
Photo
Photo

RADARSOLO.COM-Bulan Suci Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga momen terbaik untuk memperbaiki diri baik secara spiritual, emosional, maupun kebiasaan sehari-hari.

Sayangnya, banyak orang baru “kaget ibadah” ketika Ramadan sudah berjalan. Padahal, persiapan sejak sebelum Ramadan justru membuat ibadah terasa lebih ringan dan konsisten.

Berikut 10 kebiasaan yang sebaiknya mulai diubah sebelum memasuki bulan Ramadan, agar ibadah lebih maksimal dan hati lebih siap.

1. Pola Tidur yang Berantakan

Begadang tanpa alasan jelas sering membuat tubuh lelah dan sulit bangun sahur atau salat Subuh tepat waktu.

Mulai membiasakan tidur lebih awal agar ritme tubuh siap menghadapi jadwal Ramadan. Mengurangi scrolling malam hari dan mulai menetapkan jam tidur yang konsisten.

2. Menunda Salat

Kebiasaan menunda salat hingga di akhir waktu perlu segera diubah. Ramadan adalah momentum memperbaiki kualitas salat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Mengusahakan salat di awal waktu, meski belum sempurna dan konsisten.

3. Pola Makan Tidak Teratur

Makan berlebihan sebelum Ramadan bisa membuat puasa terasa berat. Selain itu, pola makan yang tidak terkontrol juga berdampak pada kesehatan. Mulai mengatur porsi makan dan memperbanyak air putih.

4. Terlalu Bergantung pada Media Sosial

Scrolling tanpa sadar bisa menyita waktu dan mengganggu fokus ibadah. Jika dibiarkan, kebiasaan ini bisa terbawa hingga Ramadan. Membatasi Screentime bermain hp dan memilih konten yang lebih bermanfaat.

Baca Juga: Ramadhan 2026 Segera Tiba, Ini 7 Pola Makan Sehat Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bertenaga

5. Jarang Membaca Al-Qur’an

Banyak orang baru intens membaca Al-Qur’an saat Ramadan, padahal tubuh dan hati perlu adaptasi.

Mulai dengan 5–10 ayat per hari agar terbiasa sebelum target khatam Ramadan.

6. Mudah Marah dan Emosi

Puasa bukan hanya menahan lapar, tapi juga emosi. Kebiasaan mudah tersulut emosi sebaiknya mulai dikendalikan sejak sebelum Ramadan.

Tarik napas, kurangi debat tak perlu, dan belajar merespons dengan tenang.

7. Menyelesaikan Utang Puasa

Masih punya utang puasa tapi sering menunda menggantinya? Ini kebiasaan yang perlu segera dibereskan. Menyelesaikan utang puasa sebelum Ramadan membuat ibadah lebih tenang dan fokus.

8. Kurang Bersyukur

Sering mengeluh atas hal kecil membuat hati sulit tenang. Ramadan adalah waktu memperbanyak syukur, bukan keluhan. Biasakan mencatat satu hal yang disyukuri setiap hari.

9. Hidup Terlalu Terburu-buru

Kesibukan tanpa jeda membuat Ramadan terasa melelahkan. Padahal, Ramadan seharusnya memberi ruang untuk refleksi. Kurangi agenda tidak penting dan beri waktu untuk diri sendiri.

10. Niat yang Belum Diluruskan

Ramadan sering dijalani sebagai rutinitas tahunan, bukan kebutuhan spiritual. Tanpa niat yang kuat, ibadah terasa hambar. Merenungkan : Apa tujuan Ramadan tahun ini? Lebih tenang? Lebih dekat dengan Allah? Lebih terkendali?

Mengubah kebiasaan tidak harus menunggu Ramadan tiba. Justru, persiapan sebelum Ramadan adalah kunci agar ibadah lebih konsisten dan bermakna.

Mulailah dari hal kecil, lakukan perlahan, dan nikmati prosesnya. Ramadan bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang menjadi lebih baik dari sebelumnya. (agna/wa)

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#sahur #menunda salat #Ramadan #mengubah pola hidup #salat subuh #kebiasaan #begadang