Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Hilal Masih di Bawah Ufuk, Pengamatan di MAN 1 Surakarta Pastikan Ramadan Mulai 19 Februari

Alfida Nurcholisah • Selasa, 17 Februari 2026 | 18:58 WIB

Tim Observatorium MAN 1 Solo melakukan pengamatan hilal awal Ramadhan. (M Ihsan/Radar Solo)
Tim Observatorium MAN 1 Solo melakukan pengamatan hilal awal Ramadhan. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Tim Observatorium MAN 1 Solo menggelar pengamatan hilal (rukyatul hilal) untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriyah di lantai 5 gedung sekolah setempat, Selasa (17/2) malam. Berdasarkan hasil pantauan teknis, posisi hilal di wilayah Solo dipastikan masih berada di bawah ufuk, sehingga tidak memungkinkan untuk terlihat secara kasat mata maupun menggunakan alat optik.

Perwakilan tim observatorium, Muhammad Fiqhussunah Al Khoiron menjelaskan bahwa saat matahari terbenam, ketinggian hilal di Solo berada pada posisi minus 1 derajat. Kondisi ini merata di seluruh wilayah Indonesia dengan rentang posisi antara -1 hingga -2 derajat.

Baca Juga: Sejarah Sidang Isbat untuk Tentukan Awal Puasa Ramadhan, Syawal dan Zulhijjah

"Di Solo posisi hilal masih di bawah ufuk. Dengan kondisi ini, hilal dipastikan tidak terlihat di seluruh Indonesia. Artinya, kemungkinan besar awal Ramadan akan digenapkan (istikmal) dan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026," jelas Fiqhussunah.

Baca Juga: 40 Link Download Poster Ramadhan 2026 Gratis Terbaru, Lengkap Panduan Cara Edit Cepat

Dalam pengamatan tersebut, tim menggunakan tiga unit alat canggih, yakni satu teleskop digital Ioptron CEM 60 dan dua unit teleskop Skywatcher Evostar 102. Terkait adanya perbedaan waktu memulai puasa, ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah menggunakan kriteria Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) yang merujuk pada konsensus Turki 2016.

Berdasarkan metode tersebut, jika ada satu titik di dunia yang mencapai ketinggian hilal 5 derajat—seperti di wilayah Alaska saat ini—maka awal bulan Hijriyah sudah bisa ditetapkan.

Baca Juga: Panduan Menu 10 Hari Pertama Ramadhan, Tetap Bugar dan Anti Lemas

Sementara itu, perwakilan Kemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menyebutkan bahwa Solo menjadi salah satu dari 96 titik pantau hilal nasional, dengan lokasi pengamatan di Ponpes Assalam, MAN 1 Solo, dan Candi Sukuh Karanganyar.

"Sidang Isbat adalah bentuk kehadiran negara untuk memfasilitasi umat sekaligus sarana edukasi publik terkait penentuan awal Ramadan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap saling menghormati keyakinan masing-masing dalam mengawali ibadah puasa tahun ini," pungkas Ulin. (alf)

Editor : Kabun Triyatno
#man 1 solo #matahari #teleskop #observatorium #hilal #ponpes assalam #rukyatul hilal #sidang isbat