RADARSOLO.COM - Lailatul Qadar merupakan salah satu karunia terbesar yang diberikan Allah SWT kepada umat Nabi Muhammad SAW.
Di bulan Ramadhan, malam istimewa ini menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak pahala, doa, dzikir, tilawah Al-Qur’an, serta shalat malam.
Keagungan Lailatul Qadar menjadikan nilai ibadah pada malam tersebut lebih utama dibandingkan seribu bulan, atau setara dengan lebih dari 83 tahun.
Usia rata-rata umat Nabi Muhammad SAW yang berkisar 60–70 tahun seolah “dilipatgandakan” melalui kemuliaan malam ini di bulan Ramadhan.
Berikut 6 Keutamaan Malam Lailatul Qadar yang perlu dipahami umat Islam agar semakin semangat meningkatkan pahala, doa, dzikir, tilawah Al-Qur’an, dan shalat malam di bulan Ramadhan.
1. Malam Diturunkannya Al-Qur’an
Keutamaan pertama Lailatul Qadar adalah sebagai malam turunnya Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr ayat 1:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar.”
Turunnya Al-Qur’an terjadi dalam dua tahap. Pertama, diturunkan secara sekaligus ke langit dunia (Baitul Izzah). Kedua, diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW selama kurang lebih 23 tahun sesuai peristiwa yang terjadi.
Lima ayat pertama Surah Al-‘Alaq menjadi wahyu pertama yang diterima beliau di Gua Hira melalui perantara Malaikat Jibril.
Peristiwa ini menjadi tonggak sejarah penting dalam bulan Ramadhan dan semakin menguatkan pentingnya tilawah Al-Qur’an di malam-malamnya.
2. Malam Penuh Keberkahan
Allah SWT juga menyebut Lailatul Qadar sebagai malam yang penuh berkah dalam Surah Ad-Dukhan ayat 3:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi.”
Keberkahan ini meliputi limpahan rahmat, ampunan, serta pahala yang berlipat atas setiap doa, dzikir, tilawah Al-Qur’an, dan shalat malam yang dilakukan di bulan Ramadhan.
Karena itu, umat Islam dianjurkan menghidupkan malam tersebut dengan ibadah terbaik.
3. Ditentukan Segala Urusan Selama Setahun
Pada Lailatul Qadar, Allah SWT menetapkan berbagai ketentuan untuk satu tahun ke depan. Hal ini ditegaskan dalam Surah Ad-Dukhan ayat 4:
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ
“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.”
Para ulama tafsir menjelaskan bahwa ketentuan terkait rezeki, ajal, hingga berbagai peristiwa kehidupan ditetapkan pada malam tersebut.
Maka memperbanyak doa di bulan Ramadhan, khususnya saat Lailatul Qadar, menjadi momen sangat penting bagi setiap Muslim.
4. Lebih Baik dari Seribu Bulan
Keutamaan paling masyhur dari Lailatul Qadar adalah nilainya yang lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Qadr ayat 3:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”
Artinya, pahala ibadah seperti shalat malam, dzikir, doa, dan tilawah Al-Qur’an pada malam tersebut melebihi ibadah selama puluhan tahun. Inilah kesempatan emas di bulan Ramadhan yang tidak boleh disia-siakan.
5. Malaikat Turun Membawa Doa dan Rahmat
Dalam Surah Al-Qadr ayat 4 disebutkan:
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ
“Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.”
Dalam hadis riwayat Al-Baihaqi dijelaskan bahwa Malaikat Jibril turun bersama rombongan malaikat sejak matahari terbenam hingga terbit fajar.
Mereka mendoakan setiap hamba yang berdzikir, berdoa, membaca tilawah Al-Qur’an, dan melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan.
Hal ini menunjukkan betapa besar kemuliaan Lailatul Qadar dan betapa luasnya rahmat Allah SWT pada malam tersebut.
6. Malam Penuh Kedamaian hingga Fajar
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr ayat 5:
سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ
“Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar.”
Lailatul Qadar adalah malam yang dipenuhi ketenangan, keselamatan, dan kedamaian.
Setan tidak memiliki kekuatan untuk mengganggu hamba-hamba yang bersungguh-sungguh mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa, dzikir, tilawah Al-Qur’an, dan shalat malam di bulan Ramadhan.
Lailatul Qadar Terjadi di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Lailatul Qadar hanya hadir satu kali setiap tahun di bulan Ramadhan, namun waktunya dirahasiakan. Rasulullah SAW bersabda:
“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)
Hikmah dari dirahasiakannya malam tersebut adalah agar umat Islam bersungguh-sungguh menghidupkan seluruh malam di bulan Ramadhan, terutama sepuluh malam terakhir, dengan memperbanyak pahala melalui doa, dzikir, tilawah Al-Qur’an, serta shalat malam.
Semoga kita termasuk golongan yang dipertemukan dengan Lailatul Qadar, memperoleh pahala berlipat ganda, serta mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT di bulan Ramadhan.(np)
Editor : Nur Pramudito