Menyandang ban kapten, Fabiano merasa tidak terbebani. Justru dia terhormat dan akan menjalankan amanah sebaik mungkin. Sekaligus menjadi penyambung lidah antara pemain dengan tim kepelatihan, maupun sebaliknya.
Nah, ban kapten di lengan itu akan menjadi suntikan motivasinya di lapangan. Bahwa eks pemain PSS Sleman ini memang layak jadi leader. Memimpin rekan-rekannya, dalam duel perdana Liga 1 kontra Dewa United di Stadion Moch Soebroto Magelang, sore ini.
“Seperti coach Jacksen bilang, hasil harus selalu maksimal. Kami percaya teman-teman pasti akan kerja keras. Apalagi lini depan, cukup haus gol. Dan saya juga tetap akan berjuang, andai punya peluang untuk mencetak gol,” imbuh Fabiano, kemarin (24/7).
Sejauh ini performa Fabiano menunjukkan tren positif. Dia bahkan menahbiskan diri sebagai pemain tersubur Persis, di ajang Piala Presiden 2022 lalu. Total dua gol yang dicetak Laksar Sambernyawa, semuanya berasal dari sundulan kepalanya.
“Kami optimistis meraih hasil terbaik. Mohon doanya untuk teman-teman suporter yang datang ke Magelang. Juga yang hanya bisa nonton dari televisi di rumah,” imbuh Fabiano.
Fullback kanan Persis Solo Eky Taufik menambahkan, pemain-pemain anyar sudah beradaptasi dengan baik. “Kami sangat optimistis menatap (Liga 1) musim ini. Dengan persiapan yang mantap, kami siap berjuang. Termasuk keluarga baru (pemain anyar) di tim ini, semua bahu-membahu dan berjuang keras,” bebernya.
Sementara itu, pelatih Persis Solo Jacksen F. Tiago menyebut mental bertanding pasukannya cukup teruji. Kendati sore ini harus tampil di Magelang.
“Bermain di hadapan suporter sendiri, pasti meberikan tambahan kekuatan. Kami akan jalani laga dengan baik. Saya minta doanya dari suporter. Kami yakin mereka tetap loyal. Kami yakin ada dukungan buat kami di sini (Magelang). Kami akan berjuang agar Solo bisa full senyum,” koar Jacksen. (nik/fer) Editor : Damianus Bram